PSBB Kota Bandung Dibahas Besok

PSBB Kota Bandung Dibahas Besok
Ilustrasi/Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Pembahasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Bandung akan dilakukan pada rapat terbatas yang bakal dilaksanakan Jumat (11/9/2020) besok.

Dalam ratas tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memutuskan apakah Kota Bandung akan kembali menerapkan PSBB atau tidak seiring meningkatnya tren positif Covid-19.

"Jadi saya sudah sampaikan dari hari kemarin Rabu (9/9), dan masih dalam evaluasi dengan ketua harian  Gugus Tugas," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Kamis (10/9/2020).

Hal senada dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna. Meski masuk dalam pembahasan, pemerintah kota belum tentu akan kembali menerapkan PSBB.

"Apakah kita akan kembali menerapkan PSBB, atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang akan kita perketat. Nanti kita akan menyiapkan bahan, dan nanti pimpinan yang mengambil kebijakan," kata Ema.

Menurut dia, apabila Kota Bandung akan kembali melaksanakan PSBB, maka harus dengan izin Menteri Kesehatan (Menkes). Dia mengaku lebih tertarik memperketat AKB.

"Kalau PSBB kan jenjang harus seizin lagi Menkes dan sebagainya. Kalau kita kecenderungan dan mungkin hasil dari kita, AKB yang akan diperketat. Tetapi modelnya bagaimana, ini yang akan dibahas," ucapnya.

Sambung Ema, pemerintah kota telah melakukan tes masif swab tes kepada 2.000 lebih pegawai di lingkungan Pemkot Bandung. Namun, dia belum dapat memastikan jumlah peningkatan kasus.

"Saya belum dapat data untuk penambahan kasus positif," ujar dia. (Yogo Triastopo)