Belum Ambil Alih SPAM Sentul City, Ini Dalih PDAM Tirta Kahuripan

Belum Ambil Alih SPAM Sentul City, Ini Dalih PDAM Tirta Kahuripan
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor- Walaupun masa transisi peralihan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Komplek Perumahan Sentul City sudah berakhir pada akhir Bulan Juli lalu, PDAM Tirta Kahuripan belum juga mengambil alih. Alasannya, masih membahas point-point MoU jajarannya dengan PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC).

"Saat ini kami masih dalam tahap pasca transisi dan masih membahas point-point MoU dengan pihak PT SGC, hingga belum bisa mengambil alih pengelolaan SPAM Komplek Perumahan Sentul City," kata Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan kepada wartawan, Kamis, (10/9).

Ia menerangkan beberapa kendala MoU dengan PT. SGC seperti penilaian besar aset PT. SGC dan hutang piutang pelanggan air anak perusahaan PT. Sentul City tersebut.

"Pembahasan MoU paling alot itu mengenai penilaian besar aset  dan hutang piutang pelanggan air PT. SGC, namun kami tidak akan menanggani hutang piutang pelanggan karena itu urusan PT. SGC dengan pelanggannya. Sebelum kami menandatangani MoU dengan PT  SGC, kami juga akan berkonsultasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya agar kerjasama tersebut tidak menjadi kesalahan," terangnya.

Dihubungi terpisah, juru bicara Komite Warga Sentul City (KWSC) Deni Erliana berpendapat harusnya tanpa PT. SGC, pihak PDAM Tirta Kahuripan sudah mengambil alih pengelolaan SPAM di Komplek Perumahan Sentul City.

"PDAM Tirta Kahuripan kalau bekerjasama dengan PT SGC dalam mengelola SPAM di Komplek Perumahan Sentul City seperti sebelum keluar keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 85/PUU-XI/2013
itu adalah kesalahan, hingga harusnya tanpa PT.SGC, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor ini  sudah mengambil  alih," ucap Deni.

Ia menambahkan permasalahan aset pipa air sepanjang 5,7 Km yang diutarakan PT. SGC sebenarnya fasilitas sosial PT. Sentul City karena sesuai janji kami membeli rumah itu plus jaringan air yang siap minum.

"Pipa air yang diributkan itu fasilitas sosial bagi pembeli rumah, dibanding ribet PDAM Tirta Kahuripan juga  bisa membangun pipa air yang sama atau kalau butuh investor kami siap mencarikan. Pengelolaan SPAM di Komplek Perumahan Sentul City ini menguntungkan karena ada 8.000 unit rumah atau rumah toko yang masuk kedalam pelanggan premium. Kami meminta PDAM Tirta Kahuripan bersikap tegas dan jangan sampai menyalahi aturan," tambahnya. (Reza Zurifwan)