Aplikasi Si Votun Berikan Informasi Tentang Jabar untuk Disabilitas Netra

Aplikasi Si Votun Berikan Informasi Tentang Jabar untuk Disabilitas Netra
Foto: Rianto Nurdiansyah

INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan setiap informasi mengenai Jabar dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas netra. Hal itu dapat diwujudkan dengan hadirnya aplikasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Jabar, yaitu Si Votun Jabar alias Sistem Informasi Voice Over Bagi Tuna Netra. 

Untuk mengakses aplikasi ini, para penyandang disabilitas dapat memberikan instruksi lewat suara. Dengan demikian, maka informasi publik akan segera didapatkan. Saat ini Diskominfo Jabar sudah melakukan uji coba Si Votun Jabar terhadap SLBA Pajajran dan Balai Wyataguna dan tengah melakukan evaluasi.

Pimpinan Proyek Si Votun Jabar Indah Dwianti mengatakan, keterbukaan informasi publik tercantum dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008. Hal itu yang merupakan latar belakang terciptanya Si Votun sebagai upaya pemerintah untuk membuka kran Keterbukaan Informasi Bagi Masyarakat.

“Tentunya Keterbukaan Informasi Publik ini juga berlaku untuk masyarakat difabel salah satunya adalah masyarakat difabel dalam kategori Tuna netra (keterbatasan pada indra penglihatan) karena mereka juga berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi,” ujar Indah. 

Karena itu, Indah menyampaikan, infrastruktur pendukung pelaksanaan keterbukaan informasi publik tersebut menjadi hal yang penting. Karena itu,  maka diperlukan adanya fasilitas akses aplikasi yang membantu masyarakat penyandang disabilitas netra.

“Proyek Perubahan Seksi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat membuat aplikasi Sistem Informasi Voice Over bagi Tuna Netra di Jawa Barat “ Si Votun Jabar”. Dengan adanya aplikasi ini perlu disosialisasikan secara masif kepada Masyarakat Tuna Netra agar aplikasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik,”katanya.

Demikian pula, dengan pelaksanaan pembangunan Provinsi Jawa Barat, kata dia, keberhasilannya perlu didukung oleh akselerasi pengembangan sumber daya informasi.

Terpisah, Uga Suharsono guru SLBA Pajajaran Bandung menuturkan, dia pribadi dan rekan-rekan penyandang disabilitas netra lainnya mendukung aplikasi  Si Votun Jabar karena bermanfaat bagi mereka terutama untuk menambah pengetahuan.

“Melalui SI Votun Jabar, ada pengetahuan tentang seluk beluk Jabar. Awalnya kami tidak mengetahui namun dengan apliikasi ini kami mendapatkan manfaat terutama kami yang haus dengan informasi soal Jabar. terima kasih sudah peduli sama kami yang netra ini,” ujar dia. 

Dida Kusmana, guru SDLB Pajajaran pun mengapresiasi hadirnya Si Votun Jabar yang nantinya diharapkan betul-betul mempermudah khususnya disabilitas netra dalam mengetahui informasi yang ada di lingkungan provinsi Jabar. (Rianto Nurdiansyah)