AKB Diperketat, Kota Bandung Tak Berlakukan PSBB

AKB Diperketat, Kota Bandung Tak Berlakukan PSBB
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial memastikan tidak akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

"Mengingat eskalasi kasus Covid-19 di Kota Bandung, dengan ini, kita akan memberlakukan adaptasi kebiasaan baru yang diperketat," kata Oded, Jumat (11/9/2020). 

AKB Kota Bandung yang diperketat diantaranya dalam hal pengawasan dan pengendalian terhadap izin usaha dan operasional. Sejumlah ruas jalan pun akan kembali dibatasi. 

"Lalu dari sisi penegakan hukum pun kita akan lebih maksimal. Kita tidak akan ragu untuk membubarkan secara paksa, membekukan izin sampai mencabut izin operasional jika ada yang melanggar," ucapnya. 

Oded menambahkan, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung telah melakukan penindakan terhadap 457 pelanggar yang mayoritas tak menggunakan masker. 

"Ada juga yang melanggar ketentuan waktu operasional yang dilakukan oleh kegiatan usaha. Maka, saya kembali ingatkan bahwa Covid-19 masih ada dan semakin dekat. AKB bukan berarti virus mati, justru kita harus memperketat diri," ujar dia. (Yogo Triastopo)