Meski Terkendali, Jumlah Kasus Positif di Kota Bandung Terus Meningkat

Meski Terkendali, Jumlah Kasus Positif di Kota Bandung Terus Meningkat
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bandung terus meningkat seiring tes masif yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung saat ini.

Dinkes Kota Bandung mencatat 189 kasus positif Covid-19 dari semula 117 orang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 140 orang diketahui berstatus sebagai warga Kota Bandung.

"Tes masif terus kita lakukan kepada 62 OPD yang terdiri dari 32 dinas atau badan, dan 30 kecamatan. Lalu ditemukan 189 orang terkonfirmasi ini. Tetapi tidak semua tinggal di Kota Bandung, hanya 48 orang yang betul-betul tinggal di Kota Bandung," kata Oded, akhir pekan lalu.

Dia pun memastikan, apabila para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang terpapar Covid-19 ini telah melakukan isolasi secara mandiri, baik itu di rumah atau di rumah sakit.

Temuan kasus tersebut, dituturkannya merupakan hasil pelacakan aktif, dan pemerintah kota telah melakukan swab tes kepada 22.928 orang atau 0,92 persen dari jumlah penduduk. 

"Kita tidak ingin terjadi fenomena gunung es. Jadi, meskipun berkonsekwensi meningkatkan angka kasus, kita akan  terus melakukan tes. Untuk ASN, kita targetkan sampai 3.100 yang saat ini sudah mencapai 2.631. Kita juga akan mengetes 7.300 tenaga kesehatan," ucapnya.

Oded pun menegaskan bahwa Kota Bandung masih memiliki ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Dari 460 tempat tidur di 27 rumah sakit rujukan, baru terisi sekitar 138 tempat tidur atau 30 persennya.

"Jadi masih tersedia sebanyak 332 tempat tidur. Khusus fasilitas milik Pemkot Bandung, yaitu RSKIA dan RSUD Kota Bandung, kapasitas masih tersedia. Di RSKIA khusus bagi suspect positif yang tidak bergejala. Sedangkan suspect positif yang bergejala kita tempatkan di RSUD Kota Bandung," ujar dia. (Yogo Triastopo)