Ketua DPD NasDem Kota Bandung: Bila Ada Efek Samping Saya Tidak Menyesal

Ketua DPD NasDem Kota Bandung: Bila Ada Efek Samping Saya Tidak Menyesal
istimewa

INILAH, Bandung-Kehadiran vaksin Covid-19 sangat ditunggu tunggu oleh masyarkat. Berbagai kalangan pun rela menjadi bagian relawan uji klinis calon vaksin tersebut. 

Salah satunya adalah Anggota DPRD Kota Bandung yang juga merupakan Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung Rendiana Awangga. Dia sempat menjalani uji klinis di Gedung Fakultas Kedokteran Unpad Jalan Eyckman, Jumat (11/9/2020) lalu. 

Pria karib disapa Kang Awang ini menilai, Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukkan tanda tanda mereda. Bahkan sejumlah upaya dilakukan untuk mengendalikan penyebaran virus berbahaya ini. Misalnya, di Jakarta PSBB kembali diberlakukan karena penyebaran Covid-19 yang semakin tidak terkendali. Upaya lainnya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan riset Vaksin Covid-19 yang sudah beberapa waktu ini dilakukan di Kota Bandung

“Vaksin Covid19 ini sangat ditunggu-tunggu kahadirnya agar kita semua dapat berkegiatan normal seperti sedia kala, tentunya uji klinis masih merupakan tahap awal, dengan harapannya hasilnya dapat membantu ditemukannya dan dapat diproduksinya secara massal Vaksin Covid19," ujar Awang, Minggu (13/9/2020).

Disinggung mengenai pengalaman sebagai relawan vaksin, Awang mengaku tidak merasakam dampak apapun. Menurut dia, setelah disuntikan Vaksin setiap relawan dilakukan observasi selama 30 menit, dan selama 30 menit itu dia mengaku tidak merasa dampak apa apa. Hanya saja pada bagian yang disuntik yang cukup kebas untuk beberapa waktu, dan juga Badan terus berkeringat, namun secara umum merasa baik baik saja.

“Uji klinis ini dilakukan selama 6 Bulan ke depan, dan kami sudah diberikan jadwal kunjungan dalam rentang waktu tersebut, untuk menerima vaksin kedua, serta observasi dampak dari vaksin tersebut," jelasnya. 

Memang banyak yang mengkhawatirkan terkait risiko dan lonsekuensi sebagai Relawan uji klinis tersebut.  Menanggapi hal itu, Kang Awang menyampaikan bahwa dirinya dan keluarganya menyadari risiko dan konsekuensinya.

Mengingat,  dalam konteks pengujian, maka kemungkinan akibat efek samping dari vaksin itu mungkin ada. Namun dia percaya bahwa tentunya hal ini sudah melalui riset dan tahapan yang sedemkian rupa, sehingga dampaknya dapat diminimalisasi. 

"Tetapi apabila efek samping itu betul terjadi, saya tidak akan menyesal dan tetap dengan senang hati dapat ikut berkontribus terhadap upaya ditemukannya Vaksin Covid19 ini," pungkasnya. (riantonurdiansyah)