Menikmati Tiga Wisata Sekaligus di Situ Wanayasa

Menikmati Tiga Wisata Sekaligus di Situ Wanayasa
net

INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta, sejak beberapa tahun terakhir mulai menjadi perbincangan para pelancong. Hal ini tak lepas dari keberadaan sejumlah destinasi wisata baru di wilayah ini. Ada Hidden Valley Hills di wilayah Kecamatan Sukatani misalnya. Atau kawasan Wisata Cikao Park di Kecamatan Jatiluhur.

Topografi Purwakarta yang berupa perbukitan memang sangat mendukung untuk membangun destinasi wisata baru. Karena, kondisi tersebut membuatnya memiliki view alam terbuka yang menyegarkan, sehingga ini bisa menjadi salah satu nilai jual.

Meski saat ini banyak bermunculan wisata baru, pamor Situ Wanayasa masih cukup dipertaruhkan. Di kawasan wisata ini pengunjung bisa menikmati tiga wisata sekaligus. Lokasi wisata alam ini terletak di dataran tinggi kabupaten yang terkenal dengan kuliner sate marangginya.

Siapa sangka, ternyata di kawasan tersebut konservasi serta kawasan hijau itu menyimpan banyak keindahan. Lokasi wisata alam ini berada persis di sisi jalan provinsi penghubung Purwakarta-Subang via Jalan Cagak. Letaknya, sekitar 24 km sebelah tenggara Kota Purwakarta. Setiap akhir pekan atau musim liburan tiba, tempat tersebut bak oase digurun pasir. 

Apalagi, keberadaan kawasan ini terletak di kaki Gunung Burangrang, dengan luas sekitar 7 hektare yang berada pada ketinggian 600 mdpl. Sehingga, udara di sekitar situ ini sangatlah sejuk dengan semilir angin pegunungan.

Kepala Bidang Pariwisata Disporaparbud Kabupaten Purwakarta Irfan Suryana menuturkan, Situ Wanayasa sebenarnya tak hanya sebatas menyuguhkan keindahan panorama alam saja. Melainkan, ada beberapa jenis wisata lain yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Yakni, wisata kuliner dan religi.

“Di situ Wanayasa, pengunjung bisa menikmati tiga wisata sekaligus,” ujar Irfan belum lama ini.

Untuk wisata kuliner misalnya. Para pelancong bisa melihat di pinggir situ tersebut banyak terdapat beragam penganan yang disuguhkan para pedagang kaki lima. Namun, dari berbagai suguhan itu yang paling dominan adalah Sate Maranggi atau kuliner yang menjadi ciri khas kabupaten ini.

Irfan menjelaskan, ada yang lebih menarik di lokasi ini yakni keberadaan sebuah pulau kecil atau biasa disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Pasir Santri. Keberadaan pulau yang letaknya persis di tengah-tengah telaga itu, mempunyai daya tarik tersendiri karena keasriannya.

Tak heran, selama ini lokasi tersebut kerap menjadi tujuan wisata para pelancong dari dalam maupun luar kota. Kedatangan para wisatawan ini, hanya sekedar ingin menikmati suasana pulau yang sejuk. Apalagi, di lokasi ini dipenuhi pohon-pohon sejenis pinus yang menjulang tinggi.

Tepat di pulau tersebut, terdapat puluhan makan leluhur dan para ulama besar Purwakarta pada zaman dulu. Tak heran, selama ini pulau kecil di tengah Situ Wanayasa itu tak pernah sepi dari peziarah. Bahkan, para peziarah dari luar kota, semisal dari Bangka Belitung, Madura, serta Banten sering mengunjungi lokasi tersebut untuk sekedar bertawasul.

Mau mencoba tiga wisata sekaligus, datanglah ke Situ Wanayasa‎‎. Karena, di lokasi ini suguhannya lengkap bagi para pelancong. Jadi, pengunjung bisa menikmati tiga jenis wisata sekaligus, antara lain Wisata Alam, Kuliner dan Ziarah dapat langsung dinikmati. (Asep Mulyana)