Gawat, 4000 Nakes di Garut Rentan Terpapar Covid-19

Gawat, 4000 Nakes di Garut Rentan Terpapar Covid-19
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19, sulit dipungkiri bila tenaga kesehatan merupakan kalangan rentan terpapar Covid-19.

Di Kabupaten Garut sendiri, sudah puluhan tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan sempat ditutup beberapa waktu. Antara lain PKM Guntur, Klinik Bethesda, PKM Bagendit, PKM Cilawu, Klinik Baiturrahman, dan PKM Cempaka. Sedangkan RSUD dr Slamet Garut tetap beroperasi kendati terdapat tenaga kesehatannya terpapar Covid-19. 

Koordinator Bidang Perencanaan Data Pakar Data dan Analisis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan, hingga 14 September 2020, ada sebanyak empat dokter di Kabupaten Garut terpapar Covid-19, 13 tenaga perawat, empat tenaga bidan, tiga tenaga ATLM, dan dua tenaga administrasi.

Menurut Leli, total jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas dan RSUD Garut yang menangani kasus Covid-19 sendiri mencapai sekitar 4.000-an orang.

Kendati rentan terpapar Covid-19, Leli mengklaim alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan di Garut sudah mencukupi. 

INILAH mencatat, jumlah tenaga kesehatan di Garut menghadapi Covid-19 bisa lebih dari 4.000-an bila dihitung mereka yang bertugas di luar fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. 

Merujuk data Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kesehatan Informasi SDM Kesehatan Kemenkes RI, jumlah sumber daya manusia (SDM) kesehatan didayagunakan di sebanyak 101 unit fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 5.609 orang.

Mereka terdiri atas 339 tenaga medis, 3 tenaga psikologi klinis, 2.031 tenaga keperawatan, 1.379 tenaga kebidanan, 285 tenaga kefarmasian, 105 tenaga kesehatan masyarakat, 52 tenaga kesehatan lingkungan, 62 tenaga gizi, 10 tenaga keterapian fisik, 147 tenaga keteknisian medis, 183 tenaga teknik biomedika, dan 1.520 tenaga penunjang kesehatan. 

Jumlah tenaga medis kalangan dokter didayagunakan di 75 unit fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 285 orang. Terdiri atas 157 dokter umum, 44 dokter spesialis dasar, 19 dokter spesialis penunjang, 38 dokter spesialis lainnya, 22 dokter gigi, dan 5 dokter gigi spesialis.(zainulmukhtar)