Larangan Jimak tanpa Pemanasan

Larangan Jimak tanpa Pemanasan
Ilustrasi/Net

ISLAM mengajarkan jima yang disertai dengan pendahuluan ungkapan perasaan kasih sayang seperti ucapan romantis, ciuman dan cumbu rayu dan tidak mengajarkan berhubungan badan tanpa adanya pendahuluan.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

"Siapa pun di antara kamu, janganlah menyamai istrinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan. Selanjutnya, ada yang bertanya: Apakah perantaraan itu? Rasulullah bersabda, "yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis." (HR. Bukhari dan Muslim).