Tokoh-tokoh Optimistis Gus Ipul Jadikan Pasuruan "Kota Madinah"

Tokoh-tokoh Optimistis Gus Ipul Jadikan Pasuruan "Kota Madinah"
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Sejumlah tokoh mengaku optimistis dengan program yang digaungkan pasangan Saifullah Yusuf-Adi Wibowo (Gus Ipul-Mas Adi) yakni menjadikan Pasuruan sebagai "Kota Madinah" atau Maju Indah dan Harmoni.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Surabaya, Rabu, beberapa tokoh setempat seperti Pudjo Basuki (politikus senior PDI Perjuangan) dan mantan Ketua DPC Partai Hanura Kota Pasuruan Lukman Hakim telah berkomitmen membantu mewujudkannya.

"Semangat perubahan yang akan menjadikan Pasuruan sebagai 'Kota Madinah' sangat dibutuhkan untuk mempercepat kesejahteraan warga," ujarnya.

Menurut Lukman Hakim, saat mengetahui nama Gus Ipul maju maka ia memutuskan memberikan dukungan meski partai yang pernah dipimpinnya berbeda pilihan.

"Belakangan kita tahu muncul Gus Ipul yang tanpa diduga-duga akan ikut dalam kontestasi pilkada ini. Tentu ini sangat menggembirakan. Mohon maaf apabila ada yang tersinggung, tapi ini juga soal hati nurani," ujarnya.

Kota Pasuruan, kata dia, memang harus mengejar ketertinggalannya dengan kota-kota lain, baik dari segi kesejahteraan masyarakat maupun pembangunan daerah secara umum.

"Insya Allah kriteria itu ada di Gus Ipul karena saya melihat dari gerakannya benar-benar sangat merakyat," ucapnya.

Di sisi lain, Gus Ipul berkesempatan menghadiri doa tujuh hari meninggalnya Nyai Fatimah di Pesantren At-Taqwa Cabean, Kejayan, Pasuruan. Hadir juga Habib Taufik Assegaf, Habib Hasan, Habib Ahmad serta sejumlah ulama dan kiai Pasuruan.

"Semoga yang hadir senantiasa istiqomah dan ikhlas dalam beribadah. Mudah-mudahan kita semua yang ada di sini mendapat ampunan, hidayah dari Allah Swt sampai nanti menjadi orang-orang yang husnul khotimah," katanya.

Pada Pilkada 9 Desember 2020 di kota Pasuruan, terdapat dua bakal pasangan calon yang mendaftar, yakni Gus Ipul-Adi Wibowo dan Teno-Hasjim.

Gus Ipul yang berpasangan dengan Adi Wibowo diusung gabungan partai politik, yakni PKB (8 kursi), Golkar (7 kursi), PKS (3 kursi), PAN (2 kursi), PPP (1 kursi) serta Partai Gelora (partai baru).

Sedangkan, pasangan Raharto Teno Prasetyo dan M Hasyim Asyari (TEGAS) diusung partai politik koalisi, yaitu Partai Hanura (3 kursi), PDI Perjuangan (2 kursi), Partai NasDem (1 kursi) dan Partai Gerindra (3 kursi). (antara)