Di Garut, Sebanyak 5.915 Unit Rutilahu Akan Diperbaiki Tahun Ini

Di Garut, Sebanyak 5.915 Unit Rutilahu Akan Diperbaiki Tahun Ini
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Hingga kini, di Kabupaten Garut masih terdapat sebanyak 36.176 unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Keberadaan hunian sederhana itu tersebar di 442 desa/kelurahan di 42 kecamatan.

Dari puluhan ribu rutilahu tersebut, sebanyak 5.915 unit di antaranya akan diperbaiki pada 2020 ini dengan total biaya senilai Rp96,326 miliar. Hal itu mengemuka pada Sosialisasi Program Rutilahu Tahun 2020 di Cipanas Tarogong Kaler Garut, Kamis (17/9/2020).

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut Eded Komara Nugraha, perbaikan ribuan rutilahu di Garut pada 2020 itu merupakan kucuran bantuan dari berbagai pihak. Bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 3.843 unit dengan nilai Rp67 miliar, Dana Alokasi Khusus sebanyak 153 unit dengan nilai Rp2.077.500.000, Dana Alokasi Umum sebanyak 97 unit dengan nilai Rp1, 946 miliar, dan bantuan Gubernur Jabar sebanyak 780 unit dengan nilai Rp13,650 miliar.

Sedangkan, bantuan dari Bupati Garut sebanyak 1.046 unit dengan nilai Rp10,460 miliar.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Moh Eko Damayanto menyebutkan, pada 2020 ini ada sebanyak 11.500 unit rutilahu di Jawa Barat akan diperbaiki. Rumah akan dilakukan perbaikan tersebut bagi sebanyak 445 PKM/LPM di 26 kabupaten/kota.

Sedangkan, untuk Kabupaten Garut rutilahu akan diperbaiki dengan bantuan Gubernur itu mencapai sebanyak 780 unit tersebar di 30 desa.

"Ini merupakan salah satu program strategis Provinsi Jawa Barat tahun 2019 sampai 2023, melaksanakan perbaikan total 100 ribu unit rumah tidak layak huni di Jawa Barat," ujarnya. (Zainulmukhtar)