Belasan Ribu Warga Kab Cirebon Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Belasan Ribu Warga Kab Cirebon Masih Abaikan Protokol Kesehatan
Foto: Maman Suharman

NILAH, Cirebon - Selama proses pelaksanaan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (OYPK), Polresta Cirebon mencatat ada belasan ribu pelanggar.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, sejak Operasi Yustisi  periode tanggal 14 september sampai tanggal 20 september ini, pihaknya menemukan belasan ribu pelanggar protokol kesehatan.

"Untuk teguran lisan sebanyak 11.957 kali, teguran tertulis sebanyak 34 kali, sanksi sosial (mengucapkan pancasila) sebanyak 441 kali, sanksi fisik berupa push up, nyapu bersih bersih tempat umum sebanyak 137 kali," kata Syahduddi, Minggu (20/9/2020).

Menurutnya, sanksi denda selama pelaksanaan OYPK ditemukan sebanyak 75 orang. Untuk denda sendiri sampai dengan saat ini terkumpul sebanyak Rp1 juta 490 ribu.
Tercatat, pada tanggal 15 September, ada 14 denda dan terkumpul Rp1,4 juta. dan tanggal 17 September ada 31 orang yang terkena denda, dan terkumpul Rp540 riby.

"Pelanggar denda tidak semua membayar seratus ribu karena disesuaikan dengan kemampuan saja," jelas Syahduddi.

Sampai dengan saat ini lanjutnya,  rata-rata pelanggar tidak menggunakan masker saat melakukan kegiatan diluar rumah. Walaupun mereka membawa, namun banyak yang maskernya dimasukan kedalam kantong, alias tidak dipakai.
Selama lima hari pelaksanaan OYPK, sama sekali belum terlihat indikator penurunan, baik jumlah pelanggar maupun jumlah temuan kasus baru.

Sementara operasi gabungan Polresta Cirebon bersama TNI dan Satpol PP Kabupaten Cirebon kembali melakukan operasi gabungan, Minggu (20/9/2020). Lagi-lagi, puluhan warga yang tidak memakai masker, terkena razia. Sedangkan tempat yabg menjadi target adalah jalan Ir. Soekarno, Talun , Hutan Kota Sumber Kabupaten Cirebon , dan tim yang bergerak secara mobile.

Pantauan dilapangan terlihat, warga yng tidak menggunakan masker langsung dihampiri petugas. Mereka langsung diarahkan kepada petugas satpol PP Kabupaten Cirebon untuk dicatat namanya, dan diberi hukuman sosial terukur.  Tercatat, ada 96 orang warga yang melanggar. Mereka diberikan sanksi sosial dengan  melakukan pembersihan terhadap fasilitas umum. Tidak lupa, tim gabunganpun memberikan masker kepada setiap pelanggar.  (maman suharman)

Attachments area