Sempat Ditolak, Pemkab Garut Bagikan Sembako

Sempat Ditolak, Pemkab Garut Bagikan Sembako

INILAH, Garut - Pemerintah Kabupaten Garut mulai mendistribusikan bantuan jaminan hidup (jadup) paket sembako kepada sekitar 743 kepala keluarga (KK) di Kampung Kostarea, Desa Mekarlayu, Kecamatan Sukawening dan Perum Bumi Cempaka Indah, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan. 

Pendistribusian sembako di kedua tempat tersebut bahkan sudah berlansung sejak Minggu (21/9/2020). Kendati sempat diwarnai penolakan dari warga Perum Cempaka berkaitan buruknya kualitas beras disalurkan kepada mereka. 

Kedua lokasi tersebut merupakan dua di antara beberapa permukiman diisolasi dengan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di enam wilayah Kecamatan akibat penularan Covid-19. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut Ade Hendarsyah mengatakan, pihaknya melakukan pendistribusian bantuan sembako di dua lokasi tersebut guna menghindari terjadi kerumunan massa. 

Pendistribusian bantuan sembako juga akan dilakukan ke lokasi lain setelah ada hasil kajian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganaan Covid-19 Kabupaten Garut. 

"Kami sudah menyiapkan semuanya. Bahkan sejak kemarin (Minggu) sudah dilakukan pendistribusian ke Perum Cempaka dan Kampung Kostarea. Kami juga menurunkan sepuluh personel melakukan penyemprotan di Perum Bumi Cempaka Indah guna mengansipasi persebaran covid-19," kata Ade didampingi Sekretaris Kuraesin Relawati, Senin (21/9/2020).

Ade menghimbau masyarakat yang daerahnya diisolasi agar tidak keluar rumah guna menghindari penyebaran virus. 

Lokasi lain yang sempat disebut-sebut akan dilakukan isolasi dan diberikan bantuan jadup paket sembako selain Kampung Kostarea di Sukawening dan Perum Bumi Cempaka Indah di Karangpawitan, yakni Kampung Rimba Desa Cibodas dan Pasar Kaler Desa Padasuka Kecamatan Cikajang, Kampung Cihareuday Desa Sukatani dan Kampung/Desa Mekarmukti Kecamatan Cilawu, Kampung Simpang Desa Mulyasari Kecamatan Bayongbong, serta permukiman di Kelurahan Paminggir dan kawasan Jalan Pasundan Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Garut Kota.

Ihwal pengiriman beras bantuan jadup yang sempat mendapatkan penolakan warga Perum Bumi Cempaka Indah karena kondisi beras kehitam-hitaman, berbau, dan terdapat banyak kutu, pihak Dinas Sosial menyebutkan hal itu terjadi karena kekeliruan teknis salah angkut. Beras terlanjur dikirimkan tersebut kemudian ditarik lagi, dan diganti dengan beras lain yang dinilai kualitasnya lebik laik.(zainulmukhtar)