Ini Hasil Manajer Meeting PT LIB dengan Klub Peserta Liga 1 di Bandung

Ini Hasil Manajer Meeting PT LIB dengan Klub Peserta Liga 1  di Bandung
Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno (kiri), Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita (tengah), Manajer Kompetisi, Asep Saputra (kanan) dalam acara press conference Manajer Meeting Liga 1 2020 di Hotel Sherato, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Senin (21/9/2020). (Muhammad Ginanjar)

NILAH, Bandung - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar pertemuan dengan para manajer tim peserta Liga 1 2020. Pertemuan digelar di Hotel Sheraton, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Senin (21/9/2020).

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengaku lega dengan pertemuan ini. Sebab kegiatan yang berlangsung selama tiga jam itu berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. 

Dalam pertemuan itu kata Akhmad, pembahasan dibuka mengenai regulasi yang akan diterapkan di Liga 1 2020. Mulai dari pembahasan mengenai pergantian pemain, lalu operasional pemain, bus hingga proses dalam menjalankan swab test. 

"Tapi intinya, kami sudah sepakat dengan klub dan perwakilan PSSI bahwa konsennya kompetisi Liga 1 ini di protokol kesehatan," kata Akhmad usai pertemuan. 

Selain itu, kata Akhmad, dibahas juga mengenai home base Madura United, Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC yang belum menentukan tempat. 

"Bhayangkara memang mengajukan diri untuk pindah di satu Kota, nanti resminya melihat perkembangan disana. Madura United kembali ke Pamekasan. Persebaya lagi menimbang beberapa alternatif. Beberapa hari ini akan menyampaikan secara resmi, minimal dalam lima hari ke depan," jelasnya.

Terkait mengenai transfer window, Akhmad mengaku sudah mendapatkan laporan bahwa 10 klub sudah kehilangan beberapa pemainnya karena dampak pandemi virus Corona. Sehingga beberapa di antaranya berkeinginan agar transfer window pemain kembali dibuka. 

"Lalu ada beberapa hal yang tidak sepakat kompetisi dilanjutkan. Tapi Insya Allah tanggal 1 Oktober kita akan melanjutkan kompetisi di pekan ke-4. Pertandingan pertama antara PSS Sleman melawan Persebaya," tuturnya. 

Direktur Operasional LIB, Sudjarno membenarkan pertemuan ini berjalan dengan lancar. Tentunya banyak masukan yang diterimanya untuk bisa segera ditindak lanjuti pihaknya. 

"Ada hal yang paling signifikan itu adalah kesiapan tim dan kita yang diberi mandat oleh PSSI. Salah satunya soal akomodasi, transportasi dan pelaksanaan swab PCR," kata Sudjarno. 

Menurutnya PSSI sudah memiliki MoU dengan satgas Covid-19. Lalu hal itu disampaikan dan harus dilakukan oleh seluruh klub. 

"Kita sudah laporkan kepada klub, kita sudah melaksanankan medical workshop juga terkait bagaimana protokol kesehatan, bagaimana seandainya ada kasus seperti ini dan ini jadi fokus kita di medical workshop yang sudah kita laksanakan dan ini yang kita laporkan kepada LIB," paparnya. 

Disisi lain, Manajer Kompetisi, Asep Saputra menambahkan untuk regulasi pemain U-20, tidak mengalami perubahan. Seluruh tim diwajibkan memasukkan dua pemain U-20 dalam daftar susunan pemain (DSP) meski tidak diharuskan untuk dimainkan di setiap laganya. 

"Nah ada perubahan, kalau regulasi pemain cadangan itu ada tujuh, maka dengan pergantian yang boleh lima pemain akan ada 10 pemain cadangan. Sehingga total di lineup ada 21 pemain," tutup Asep.(Muhammad Ginanjar)

Foto : Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno (kiri), Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita (tengah), Manajer Kompetisi, Asep Saputra (kanan) dalam acara press conference Manajer Meeting Liga 1 2020 di Hotel Sherato, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Senin (21/9/2020)