5 Terpapar dan 2 Orang Pegawai Dinas PUPR Lainnya Reaktif Covid-19

5 Terpapar dan 2 Orang Pegawai Dinas PUPR Lainnya Reaktif Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Selain 5 orang pegawainya yang positif terpapar wabah virus corona (Covid-19), 2 orang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor lainnya dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test Covid-19.

"Pekan kemarin ada 5 pegawai Dinas PUPR yang dinyatakan terpapar wabah Covid-19, lalu pada hari ini sesuai arahan Dinas Kesehatan kami melaksanakan rapid test dimana 2 orang pegawai lainnya dinyatakan reaktif," ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Dia menerangkan, demi mencegah penularan wabah Covid-19 maka jajarannya akan menutup layanan tatap muka.

"Kantor Dinas PUPR akan kami tutup sementara selama 14 hari demi dilakukan penyemprotan zat disinspektan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, layanan sementara dilakukan secara online," terangnya.

Pria yang akrab disapa Bibin itu menjelaskan, walaupun pegawainya bekerja dari rumah, proyek-proyek insfrastruktur jalan, jembatan, irigasi maupun sanitasi di Bumu Tegar Beriman tidak akan terganggu.

"Proyek pembangunan jalan, jembatan, irigasi maupun sanitasi tetap normal dikerjakan nanti fungsi pengontrola akan dilakukan setiap UPT (unit pelaksana teknis) di wilayahnya masing-masing," jelas Bibin.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina Suwardi melanjutkan pihaknya akan menangani setiap orang yang terpapar maupun reaktif Covid-19.

”Semua yang terpapar maupun reaktif, sudah ditangani tim reaksi cepat maupun RSUD," tukas Mike. (Reza Zurifwan)

INILAH, Bogor - Selain 5 orang pegawainya yang positif terpapar wabah virus corona (Covid-19), 2 orang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor lainnya dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test Covid-19.

"Pekan kemarin ada 5 pegawai Dinas PUPR yang dinyatakan terpapar wabah Covid-19, lalu pada hari ini sesuai arahan Dinas Kesehatan kami melaksanakan rapid test dimana 2 orang pegawai lainnya dinyatakan reaktif," ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Dia menerangkan, demi mencegah penularan wabah Covid-19 maka jajarannya akan menutup layanan tatap muka.

"Kantor Dinas PUPR akan kami tutup sementara selama 14 hari demi dilakukan penyemprotan zat disinspektan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, layanan sementara dilakukan secara online," terangnya.

Pria yang akrab disapa Bibin itu menjelaskan, walaupun pegawainya bekerja dari rumah, proyek-proyek insfrastruktur jalan, jembatan, irigasi maupun sanitasi di Bumu Tegar Beriman tidak akan terganggu.

"Proyek pembangunan jalan, jembatan, irigasi maupun sanitasi tetap normal dikerjakan nanti fungsi pengontrola akan dilakukan setiap UPT (unit pelaksana teknis) di wilayahnya masing-masing," jelas Bibin.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina Suwardi melanjutkan pihaknya akan menangani setiap orang yang terpapar maupun reaktif Covid-19.

”Semua yang terpapar maupun reaktif, sudah ditangani tim reaksi cepat maupun RSUD," tukas Mike. (Reza Zurifwan)