2018, Jasa Raharja Jabar Santuni Korban Lakalantas Rp284,6 Miliar

2018, Jasa Raharja Jabar Santuni Korban Lakalantas Rp284,6 Miliar
INILAH, Bandung - Sepanjang 2018 kemarin, PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat menyalurkan santunan korban kecelakaan lalu lintas mencapai Rp284.643.957.911.
 
Humas Jasa Raharja Cabang Jabar Aceng Widayat mengatakan, jika dibandingkan tahun sebelumnya total santunan itu mengalami peningkatan sebesar 23,95%.
 
“Pada 2018, total santunan yang dibayarkan sebesar Rp284.643.957.911. Jumlah itu, meningkat 23,95% jika dibandingkan jumlah santunan yang dibayarkan pada 2017 sebesar Rp229.637.552.660,” kata Aceng, Rabu (6/2).
 
Menurutnya, kenaikan ini diakibatkan per 1 Juni 2017 aturan mengenai santunan meningkat. Pada Januari-Mei 2017, santunan kepada korban meninggal dunia sebesar Rp25 juta dan luka-luka sebesar Rp10 juta. Sedangkan, per 1 Juni 2017 itu kenaikannya mencapai 100%. 
 
“Berdasarkan aturan terbaru itu, santunan korban meninggal dunia terhitung sebesar Rp50 juta dan biaya perawatan maksimal Rp25 juta,” ucapnya. 
 
Secara rinci, pada 2018 itu santunan untuk korban meninggal dunia meningkat sebesar 21,70%, korban luka-luka sebesar 27,43%, korban cacat tetap sebesar 42,98%, penguburan sebesar 82,86%, ambulans sebesar 437,80%, dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebesar 217,64%.
 
“Dulu (periode Januari-Mei 2017) kan tidak ada P3K. Begitu per 1 Juni 2017 baru ada P3K. Untuk P3K itu, khusus untuk biaya-biaya di IGD atau pertolongan pertama sebelum korban masuk ke ruang perawatan,” ujarnya.
 
Meski total santunan itu menigkat, Aceng menuturkan jumlah total korban lalu lintas sepanjang 2018 itu mengalami penurunan 1,78%. Untuk korban meninggal dunia mengalami penurunan hingga 4,64% dari 4.185 menjadi 3.991 orang. Begitu pun korban luka-luka turun hingga 3,97%.
 
“Untuk korban luka-luka dari 6.807 menjadi 6.537 orang. Tetapi, untuk  jumlah korban cacat tetap, penguburan, ambulan, dan P3K mengalami kenaikan dengan persentase berbeda,” sebutnya.