Kemendikbud Apresiasi UNIS Jadi Kepercayaan Masyarakat  dan Pemerintah

Kemendikbud Apresiasi UNIS Jadi Kepercayaan Masyarakat  dan Pemerintah
Ilustrasi (antara)

INILAH, Bandung - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memberikan apresiasi kepada Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang terkait tata kelola yang baik sehingga menjadi kampus pilihan masyarakat dan kepercayaan bagi pemerintah.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 4 Jawa Barat-Banten Uman Suherman di Tangerang, Selasa mengatakan, UNIS Tangerang memiliki sejumlah prodi yang baik dan ditunjang dengan jumlah mahasiswa yang banyak.

Meski di tengah pandemi dan semua perguruan tinggi, baik negeri dan swasta, mengalami penurunan penerimaan, kata dia, tetapi UNIS mampu melakukan terobosan dan inovasi dalam sistem pembelajaran sehingga memiliki mahasiswa baru dalam jumlah banyak.

"Namun demikian, pihak kampus jangan merasa puas, karena tantangan ke depan begitu besar di tengah pandemi yang masih terjadi dalam membentuk karakter mahasiswa yang memiliki karakter dan keterampilan," ujarnya dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNIS secara virtual itu.

Kepada mahasiwa, Uman mengingatkan agar jangan merasa puas dengan status yang ada, tetapi harus memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, orang tua dan bangsa.

"Munculkan gairah dan kecintaan kepada kampus karena akan berdampak terhadap munculnya kreativitas bagi jurusan yang dipilih. Kita tak hanya sekedar mengejar IPK, tetapi juga memiliki tanggung jawab kepada masyarakat atas kontribusi kita ke depan," ujarnya.

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustofa Kamil mengatakan, UNIS Tangerang telah menerapkan sistem belajar secara daringsejak pandemi terjadi Bulan Maret 2020.

Penerapan sistem belajat daring ini, katanya, didukung dengan perangkat yang memadai untuk memudahkan para dosen dan mahasiswa berkomunikasi.

"Meski online, kami tetap melakukan pembentukan karakter mahasiswa karena pembelajaran ini dilakukan secara profesional," ujarnya.

Diakui rektor, sistem belajar secara daring berbeda dengan tatap muka. Namun, demi menjaga kepercayaan warga dan pemerintah dalam menciptakan lulusan mahasiswa yang berkualitas, maka semua dilakukan secara maksimal.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Islam Syekh Yusuf, Hudaya Latuconsina, seraya mengajak para mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dunia.

“Karena mahasiswa tak hanya pada sistem belajar saja, tetapi dilakukan pembentukan karakter, kesanggupan literasi, menciptakan daya kritis dan kreatif serta mampu menjalin kolaborasi melalui komunikasi yang baik,” kata Hudaya.

Sementara itu, Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti ribuan mahasiswa baru, termasuk Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail sebagai mahasiswa program pascasarjana UNIS. (antara)