Presiden Jokowi Desak Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat, DPRD Jabar Semringah

Presiden Jokowi Desak Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat, DPRD Jabar Semringah
net

INILAH, Bandung - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Povinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyambut antusias keinginan Presiden Joko Widodo yang meminta pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang dipercepat, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Dia mengatakan, ada tiga keuntungan jika Pelabuhan Patimban bisa segera beroperasi. Pertama kata Daddy, akan mengurangi ruas jalan yang rusak akibat kendaraan muatan ekspor menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Kedua, dengan adanya pelabuhan tersebut otomatis akan menambah pendapatan daerah dari pajak. Serta yang ketiga lanjut dia, akan menghidupkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Subang, terutama di wilayah Patimban dan sekitarnya.

“Kami senang, kalau memang presiden mendorong segera adanya percepatan dalam pembangunan Pelabuhan Patimban. Tidak hanya kami di DPRD, tetapi seluruh masyarakat Jawa Barat pasti akan sangat senang. Ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapat, kalau Patimban jadi. Pertama, akan mereduksi rusaknya jalan di Provinsi Jawa Barat. Selama ini kan kendaraan muatan ekspor mengirim barang ke Tanjung Priok (pelabuhan). Kalau Patimban jadi, otomatis ruas jalan yang terlewati jadi lebih pendek, karena barang yang akan di ekspor akan masuk ke Patimban. Dengan begitu, biaya pemeliharaan jalan di kita menjadi lebih kecil,” ujar Daddy kepada INILAH, Selasa (22/9/2020).

“Kedua, ini yang lebih penting dan besar. Kita akan mendapatkan pajak ekspor. Pendapatan pajak akan diberikan kepada wilayah, baik kabupaten kota maupun provinsi. Itu dari barang yang naik kapal untuk di ekspor. Praktis pajak ekspor dana bagi hasilnya dari pusat akan dibagi ke daerah. Baik untuk Subang maupun provinsi. Kemudian ketiga, dengan Patimban (pelabuhan) beroperasi, geliat ekonomi di sana dan sekitarnya pasti lebih baik. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, UMKM, dan lain-lain pasti akan lebih bagus ketimbang sekarang,” sambungnya.

Terkait hal ini, Daddy mengaku pihaknya di Komisi IV tengah menunggu kabar lebih lanjut dalam percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban yang diharapkan dapat segera beroperasi. Mengingat pentingnya pelabuhan tersebut bagi Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), guna mempercepat  pembangunan infrastruktur lainnya.

“Sejauh ini yang kita tahu, sudah dilakukan pembangunan infrastruktur dari dan ke Patimban. Pemprov juga pasti berusaha menghidupkan Subang dengan infrastuktur yang memadai. Kita juga masih menunggu jadwal terkait hal ini dengan Dirjen Perhubungan Laut. Mudah-mudahan bisa segera terlaksana, karena dengan adanya pelabuhan ini sangat penting buat kita yang juga tentu saja akan menopang pembangunan infrastruktur lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya dalam rapat virtual terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jokowi ingin keberadaan Pelabuhan Patimban dapat melengkapi kebutuhan ekspor dan impor di Jawa Barat yang selama ini masih bergantung dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Dia menambahkan, dengan adanya pelabuhan tersebut nantinya dapat menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi dengan Bandara Internasional Kertajati dan kawasan industri di Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Sehingga komoditas ekspor Indonesia memiliki harga yang bersaing dengan internasional, lantaran efisiensi logistik yang terbangun. (Yuliantono)