Tiga Orang  Daftar Dewan Pengawas Perumda PPJ Bogor

Tiga Orang  Daftar Dewan Pengawas Perumda PPJ Bogor

INILAH, Bogor - Panitia seleksi (Pansel) calon anggota dewan pengawas Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mengumumkan tiga pendaftar peserta badan pengawas.

 

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Dody Achdiyat mengatakan, pendaftaran dibuka sejak 15 September 2020 sampai 28 September 2020.  "Sampai hari ini sudah ada tiga orang yang mendaftar. Pendaftaran dibuka via online," ungkap Dody kepada wartawan pada Selasa (22/9/2020).

 

Dody menjelaskan, bagi yang berminat menjadi anggota dewan pengawasan PPJ bisa melakukan pendaftaran via online. Pendaftar itu nantinya di khususkan untuk internal Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bogor dan kalangan independen. 

 

"Kuota badan pengawas sebanyak tiga orang, diantaranya, satu orang berasal dari ASN Pemkot Bogor dan dua orang dari independen. Yang sudah daftar tiga orang sekarang, satu orang dari ASN dan dua orang dari independen. Untuk independen bebas bisa dari mana saja, termasuk dari kalangan pedagang pasar, perwakilan pasar dan lainnya," jelasnya.

 

Dody memaparkan, Pansel bakal mentapkan lima orang yang mendapat nilai tertinggi, semisal dari unsur pemerintah dua orang dan independent tiga orang untuk dilakukan wawancara akhir untuk menentukan siapa saja yang bakal mengemban sebagai badan pengawas.

 

"Tahapan-tahapan seleksi ini diantaranya, penutupan pendaftaran tanggal 28 September 2020, dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan pengumuman siapa yang lolos administrasi," paparnya.

 

Dody juga menerangkan, penyerahan dokumen persyaratan administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, pengumuman hasil uji kelayakan dan kepatutan, dan tes kesehatan. Dalam pelaksanaan seleksi, lanjut Dody, akan ada tim Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang akan menguji yakni terdiri dari Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Rektor UIKA Ending Mujahidin, serta ada salah seorang Mantan BPK. "Kami sudah minta surat permohonan dari yang bersangkutan untuk tim UKK," terangnya.

 

Masih kata Dody, pada tanggal 21 Oktober 2020 mendatang, diumumkan penyampaian nama calon hasil seleksi kepada wali kota, dilanjutkan dengan wawancara akhir. Kemudian tanggal 30 Oktober 2020 akan dilakukan penetapan calon terpilih dan penandatanganan kontrak kinerja dengan surat pernyataan. (rizki mauludi)