Usai Wifi Publik, Wacana Program Donasi Gadget Digulirkan

Usai Wifi Publik, Wacana Program Donasi Gadget Digulirkan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana akan menggulirkan program donasi gadget bagi siswa SD dan SMP kurang mampu untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. .

"Dalam menindaklanjuti Wifi publik, kami mencari solusi untuk kelangkaan gadget. Karena tidak semua siswa memiliki gadget. Tadi sudah kita laporkan ke Pak Wali," ungkap Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor Rahmat Hidayat, Kamis (24/9/2020).

Rahmat membeberkan, di Kota Bogor saat ini kebetulan ada program merdeka belajar yang diinisiasi Yayasan Jendela Kemanusiaan Lestari (JKL). Program inilah yang nanti akan dikolaborasikan dengan program Jaringan Keluarga Asuh (Jaga Asa) dari Pemkot Bogor.  

"Program merdeka belajar sudah punya satu percontohan di wilayah Kelurahan Paledang. Kami akan coba kolaborasikan dengan Jaga Asa, yang tadinya donasi berbentuk uang dan penerimanya keluarga akan ditambahkan menu baru, yakni donasi berbentuk gadget," tuturnya.

Rahmat menegaskan, rencananya gadget tersebut berupa handphone dan laptop layak pakai. Penerimannya juga direkomendasikan dalam bentuk kelompok yang diberi nama Dasa Siswa. 

"Ada kesepakatan penerima bantuannya berbentuk kelompok. Kelompok ini berjumlah 10 siswa. Kalau misalkan dalam bentuk uang, akan disediakan vendor, seperti toko handphone atau aplikasi e-commerce," terangnya.

Rahmat menjelaskan, pihaknya bersama Yayasan JKL dan Tim Jaga Asa akan merumuskan kembali soal donasi gadget ini dengan harapan dapat diluncurkan dalam waktu dekat. 

"Tapi ini akan dirumuskan dulu apakah satu siswa, satu gadget, termasuk indikator penerimanya. Jumlah siswa SD dan SMP yang terdata di Dinas Pendidikan sendiri kurang lebih 4.000 orang," pungkasnya. (Rizki Mauludi)