Pemkab Garut Tak Sarankan Penggunaan Masker Scuba

Pemkab Garut Tak Sarankan Penggunaan Masker Scuba
Wakil Bupati Garut yang juga Wakil Ketua IV Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Helmi Budiman. (Zainulmukhtar)

INILAH, Garut- Hingga kini, tak ada larangan khusus bagi masyarakat yang masih menggunakan masker scuba di luar rumah atau di ruang publik di Kabupaten Garut berkaitan pencegahan penyebaran Covid-19.

Hanya, penggunaan masker scuba tidak disarankan karena jenis masker tersebut dinilai kurang efektif mencegah penularan virus.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Garut yang juga Wakil Ketua IV Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat Helmi Budiman di gedung DPRD Garut, Rabu (23/9/20) malam. 

"Kami sarankan untuk diganti dengan masker yang sifatnya preventif yang bisa diandalkan untuk mencegah COVID-19 ini !" ingat Helmi.

Di menyebutkan, masker disarankan digunakan masyarakat yakni jenis masker kain yang bisa mencegah penularan Covid-19 dengan lebih baik daripada masker scuba.

Pun dengan Bupati Garut Rudy Gunawan. Rudy yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut itu beberapa hari sebelumnya hanya menyebutkan masker digunakan sekarang itu masker kain dua lapis. Pemakaian masker scuba tidak disarankan karena dinilai tidak aman mencegah penularan virus. Padahal saat itu Rudy sendiri sempat mengklaim bila dirinya menerima surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) soal larangan penggunaan masker scuba.

Selain masker scuba, masker lain yang populer namun juga tak disarankan penggunaannya untuk pencegahan virus yakni buff. Kedua masker terbuat dari bahan kain elastis tipis satu lapis itu dinilai ilmuwan tak efektif mencegah penularan virus.(zainulmukhtar)