PEN, Pemkot Bogor Kebagian Rp70 Miliar untuk Bangun RSUD dan Alun-alun  

PEN, Pemkot Bogor Kebagian Rp70 Miliar untuk Bangun RSUD dan Alun-alun  
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya mengikuti penandatanganan perjanjian pembiayaan pinjaman dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) antara Pemprov Jabar dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) secara virtual. 

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, pihaknya menyambut baik bantuan keuangan yang diberikan PT SMI melalui skema pinjaman daerah. 

"Kebetulan Kota Bogor ada beberapa bantuan yang ditunda karena Covid-19. Tapi bisa dilanjutkan karena Pemprov Jawa Barat sudah menandatangani perjanjian pembiayaan pinjaman dalam rangka pemulihan ekonomi ini," kata Denny,Jumat (25/9/2020).

Dia menambahkan, ada dua kegiatan di Kota Bogor yang mendapatkan bantuan keuangan yakni pembangunan RSUD dan Alun-Alun. 

"Alhamdulillah Kota Bogor dapat bantuan keuangan dari provinsi untuk pembangunan RSUD sebesar Rp55 miliar pada 2020 ini dan untuk Alun-alun Rp15 miliar pada 2021. Bantuan RSUD akan dipakai untuk belanja alat kesehatan, bukan pembangunan fisik," tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan kebangkitan dan kolaborasi ini sangat penting sebagai dukungan pemulihan ekonomi di Jawa Barat. PT SMI sudah memberikan pinjaman untuk tahun ini. Harapannya, bantuan jilid kedua akan ditandatangani khusus untuk program pemulihan ekonomi 2021. 

Diketahui, Pemprov Jawa Barat mendapatkan pinjaman daerah sebesar Rp5 triliun yang dikucurkan dalam dua termin melalui bank BJB. Termin pertama, akan dicairkan Rp2,5 triliun kepada kota/kabupaten se-Jawa Barat pada tahun ini. Sisanya, dilanjutkan pada 2021 mendatang. (Rizki Mauludi)