Pemain dan Ofisial Persib Kembali Dapat Beasiswa dari USB YPKP

Pemain dan Ofisial Persib Kembali Dapat Beasiswa dari USB YPKP
Foto: Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung - Para pemain Persib Bandung kembali mendapatkan beasiswa untuk menempuh Pendidikan S1 di Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung.

Kali ini masing-masing didapatkan oleh Satrio Azhar, Divie Alfiandi, Indra Mustafa dari Bandung United dan M Fahri dari Diklat Persib.

Tak hanya pemain, ofisial Persib pun mendapatkan kesempatan yang sama. Mereka adalah Imam Nurjaman, Ridwan Firdaus, M Yuza, Cefi M Taufik, dan Indriani Mayasari.

General Manager Diklat Persib, Yoyo S Adiredja menyampaikan rasa terimakasihnya kepada USB YPKP Bandung yang menunjukan kepeduliannya. Diharapkan kesempatan yang diberikan bisa dimanfaatkan baik oleh para pemainnya termasuk para ofisial. 

"Tentu ini akan menjadi bekal bagi anak-anak kami untuk bisa mendapatkan masa depan yang lebih cerah karena mendapatkan pendidikan formal," kata Yoyo di Kampus USB YPKP Bandung, Senin (28/9/2020).

Menurutnya, pendidikan memiliki peran yang sangat penting bagi atlet, khususnya sepak bola. Sebab karier menjadi pesepak bola tak bisa berkelanjutan cukup panjang. 

"Kalau pemain sepak bola di usia 30 tahunan sudah berhenti. Ada yang menjadi pelatih. Saya pikir kemampuan akademis setiap individu penting untuk kehidupan ke depan," tuturnya.

Sementara itu, Indra Mustafa pun membenarkan pendidikan formal sangat penting untuk dimiliki. Tentunya dia mengucapkan banyak terimakasih karena bisa melanjutkan pendidikannya sampai ke jenjang kuliah.

"Alhamdulillah saya bisa lanjutin pendidikan yang mungkin ada jenjangnya. Kan gak selamanya saya di sepak bola, jadi saya butuh pendidikan," ungkap Indra. 

Di sisi lain, Rektor USB YPKP Asep Effendi mengaku bersyukur sebab program beasiswa untuk para atlet khususnya Persib tak berhenti. Ini merupakan program di tahun ketiga bersama Maung Bandung.

"Ada juga pemain PSMS Medan dan AC Milan junior. Mudah-mudahan niat baik kami kepada pemain Persib kemudian kepada TNI/Polri menjadi energi positif untuk warga kota Bandung yang menjadi nilai tambah," harap Asep. (Muhammad Ginanjar)