Hotel Harris dan Pop Festival Citylink Bandung Ogah Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19

Hotel Harris dan Pop Festival Citylink Bandung Ogah Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Managemen Hotel Harris dan Pop Festival Citylink Bandung resmi mengundurkan diri dari keikutsertaanya sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien OTG Covid-19. Sebelumya, Hotel Harris masuk dalam daftar tempat bagi pasien OTG Covid-19.

General Manager Harris dan Pop Hotel Festival Citylink Bandung Gerri Primacitra menjelaskan, awal mulanya pada 17 September 2020 Hotel Harris mendaftarkan diri kepada Pemerintahan Provinsi Jawa Barat untuk menjadi tempat isolasi mandiri pasien OTG dan ODP Covid-19.

Seiring berjalannya waktu, lanjut Gerri, Pemprov Jabar belum juga memberikan penjelasan lebih lanjut terkait standar operasional prosedur (SOP) untuk hotel-hotel yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri tersebut. Namun, pemberitaan terkait hotelnya sudah dirilis di media massa.

"Waktu itu beberapa pendataan karena kita berpikir mau mencoba mendukung kita daftar, sambil menunggu bagaimana SOP nya sebagai hotel-hotel yang terpilih akan dilakukan. Dua hari kemudian tiba-tiba muncul berita bahwa kita sudah ditunjuk (hotel isolasi mandiri pasien OTG Covid-19)," ucap Gerri saat ditemui di Hotel Harris, Jalan Peta, Kota Bandung, Senin (28/9/2020).

Gerri menyebutkan, pasca diumumkannya nama Hotel Harris dan POP sebagai tempat isolasi mandiri pasien OTG Covid-19 itu angka okupansi hotel dan angka pengunjung ke mall menurun drastis. Padahal, pihak hotel merasa belum ada pengumuman resmi terkait hal tersebut.

"Ini meresahkan kepada tamu kami, tamu hotel dan mall bahwa ada berita kita sudah menjadi tempat isolasi mandiri. Ini sangat mempengaruhi, keresahan dari tamu hotel dan mall kami," ungkap Gerri.

Berdasarkan hal itu, Gerri mengaku pihaknya secara resmi pihaknya mengundurkan diri dari keikutsertaanya dalam penyediaan tempat bagi pasien OTG Covid-19. Meski demikian, dia berterimakasih kepada Pemprov Jabar yang memberikan kesempatan pihaknya menyukseskan program penanganan Covid-19.

"Secara resmi kami mengundurkan diri menjadi hotel yang berpartisipasi di program ini (isolasi mandiri)," ujar Gerri.

"Walaupun demikian kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah yang sangat besar tersebut. Untuk saat ini kami memfokuskan diri kepada keamanan dan kepercayaan masyarakat yang datang ke kawasan terintegrasi kami dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara konsisten," pungkasnya.

Sebelumnya, ramai dikabarkan jika Pop Hotel Festival Citylink Bandung akan ditunjuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai hotel isolasi Covid-19. Akibat kabar tersebut, managemen Hotel mengaku merugi dari angka okupansi hotel yang menurun hingga 15 persen. (Ridwan Abdul Malik)