Alquran Camp Menjadi Program Utama SD Darul Hikam

Alquran Camp Menjadi Program Utama SD Darul Hikam
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Sekolah Dasar (SD) Darul Hikam menggelar Alquran Camp untuk siswa kelas IV, V, VI dengan tema "Generasi Milenial Cinta Alquran Menuju Budaya Berahlak Berprestasi". Kegiatan ini diikuti oleh 257 siswa dan dilakukan secara virtual oleh para mentor atau guru yang bersangkutan, Selasa (29/9/2020).

Koordinator Acara Alquran Camp Dewi Siti Aminah menjelaskan kegiatan Alquran Camp ini sudah menjadi program baru di SD Darul Hikam. Program ini semacam percepatan atau akselerasi untuk bisa menambah hafalan dan membuat suasana atmosfer anak didik bisa lebih mengenal dan lebih dekat dengan Al Quran. Karena di tiga hari Alquran Camp ini full, betul-betul pembahasannya tentang Alquran. 

"Di dalam Alquran Camp sendiri di dalamnya ada motivasi-motivasi, kemudian menghadirkan semacam bintang tamu, biasanya ada muhasabah, senam-senam pecinta Alquran. Jadi kegiatan ini anak-anak bisa senang. Anak lebih variatif, tidak sekadar membaca Alquran, tapi ada sesuatu yang membuat mereka lebih memahami," ucap Dewi.

Dia menjelaskan, kegiatan Alquran Camp ini dilakukan satu tahun dua kali. Misalnya, untuk semester I kelas IV, V, VI, dan semester II untuk siswa kelas I, II, III. Kegiatan ini sangat efektif untuk peserta didik. Jika melihat evaluasi tahun lalu, progres Alquran Camp ini mempercepat bacaan dan hafalan Al Quran ini terfasilitasi.

Meski begitu, saat pandemi Covid-19, pihaknya belum bisa mengevaluasi, akan tetapi di hari pertama antusias anak-anak cukup tinggi.

"Para mentor penguji hafalan, mereka (siswa) yang antusias banyak, yang setor hafalan juga banyak. Bahkan ada yang beberapa setor ke penguji. Kita tidak membebankan dalam situasi pandemi ini untuk siswa," imbuh Dewi.

Dia berharap dalam kondisi apapun, baik guru maupun mentor agar tidak menjadi penghalang untuk anak-anak untuk terus dekat dan memperbaiki hafalan Al Quran. Meski Alquran Camp ini dilakukan secara virtual, tapi pihaknya ingin membuat suasana lebih terasa oleh anak-anak dan dirasakan, bahwa Al Quran itu sangat penting.

"Walaupun kondisi seperti ini, mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa tetap menjaga anak-anak selalu termotivasi," tambahnya. (Okky Adiana)