Jangan Pulangkan Santri Karena Covid!

Jangan Pulangkan Santri Karena Covid!

INILAH, Bandung,- Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Kuningan Acep Purnama meminta agar segera memulangkan ribuan santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah (HK), Manis Kidul, Kuningan. Menyusul  adanya 46 santri yang terpapar Covid-19.

 

Namun setelah permintaan pemerintah itu disiarkan, muncul sanggahan dari orang tua murid yang meminta agar santri tetap di pesantren dengan menjalankan protokol kesehatan semestinya. Permintaan itu disampaikan sebagian orang tua siswa melalui tandatangan petisi dalam laman Change.org.

 

Dalam petisi yang berjudul ‘Jangan Pulangkan Santri Karena Covid!’ yang diuplaod baru 5 jam sudah menghimpun tandatangan petisi hingga 500 lebih. Petisi yang dibuat orang tua siswa ini menjadi permintaan langsung kepada pemerintah setempat agar mempertimbangkan kebijakan pemulangan santri.

 

Petisi dalam laman Change.org itu berisi:

 

Covid-19 dengan segala kontrovesinya, saat ini telah menjadi wabah global. Perlu tindakan integratif dan konsistensi dalam menghadapinya dari seluruh komponen bangsa.

Sebagai muslim dalam menghadapi kondisi apapun, hal standar yang harus dilakukan adalah IKHTIAR, ikhtiar dengan segala sumber daya dan mempertimbangkan risiko dan mitigasi risikonya, sisanya menjadi urusan Allah.

Dengan segala kalkulasi insani, Kami berpendapat agar para santri yang sudah berada di pondok pesantren untuk TETAP BERADA DI PONDOK.
Tentu saja dengan segala kepatuhan atas prosedur keselamatan dan kesehatan yang harus dipatuhi oleh civitas academica, wali santri dan dukungan dari pejabat publik setempat.
"Aku lari dari takdir Allah kepada takdir Allah yang lain" (Khalifah Umar bin Khatab ra)

 

Dalam kondisi ini orang tua santri berharap pemerintah mempertimbangkan permintaan pemulangan santri.