Batal Jadi Cabup, Gun Gun Gunawan Sibuk Sukseskan Pilbup Bandung 2020

Batal Jadi Cabup, Gun Gun Gunawan Sibuk Sukseskan Pilbup Bandung 2020
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Batal maju sebagai calon tak membuat Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan berdiam diri. Dia justru menyibukkan diri dengan membantu menyukseskan pesta demokrasi Pilkada 2020 tersebut agar berjalan damai dan sehat.

"Agar Pilkada berjalan damai, tertib dan sehat. Selain menyehatkan bagi pasangan calon dan tim suksesnya, sehat bagi masyarakat yang dikunjungi pasangan calon. Kami sedang konsen disitu," kata Gun Gun usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktrian Pancasila di Lapangan Upakarti Soreang, Kamis (1/10/2020).

Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), untuk mengingatkan para pasangan calon dan timsesnya agar terus menjaga protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan agar jangan sampai ada klaster Covid 19 pada gelaran Pilkada ltersebut.

"Jika memang tidak memungkinkan ya daring juga bisa, jangan dipaksa," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan mengatakan sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 apabila ada pasangan calon Pilkada 2020 yang melanggar protokol kesehatan maka pada saat itu juga akan ada peringatan dari Bawaslu.

"Jika setelah satu jam, tidak mau mematuhi protokol kesehatan, maka boleh diberhentikan kegiatannya atau dibubarkan," katanya.

Adapun pihak-pihak yang memiliki kewenangan membubarkan acara yang tidak mematuhi protokol kesehatan, kata Hendra, adalah Satpol PP,  Kepolisian, TNI dan KPU. Jika tetap tidak bisa mematuhi aturan protokol kesehatan, maka bisa terapkan Undang-Undang Karantina atau Undang-Undang Kesehatan.

"Masyarakat boleh melaporkan ke Bawaslu atau Sentra Gakkumdu," ujarnya.

Terkait dengan kampanye daring dan untuk mencegah adanya ujaran kebencian (hate speech) sara dan hoax, kata Hendra, pihaknya melakukan patroli cyber untuk menemukan apabila ada hal yang memenuhi unsur hoax.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bandung, Kawaludin mengatakan terkait dengan gelaran Pilkada Kabupaten Bandung yang salah satu tahapannya adalah pemungutan suara, maka seluruh anggota Linmas di Kabupaten Bandung yang terdiri dari 155 anggota Linmas Siaga dan 5.600 anggota Linmas Periode Siap Desa. Jadi, total Linmas yang akan disiagakan pada tahapan pemungutan suara sebanyak 5.755 orang.

"Semuanya dilibatkan dalam proses pengamanan dan kelancaran pemungutan suara pada 9 Desember 2020. Tentu, jumlahnya masih kurang, karena di setiap TPS, untuk (Pengamanan Langsung)  Pamsungnya saja sudah dua. Itu ada dari Ketua TPS mengambil tenaga keamanan yang diperlukan pada waktu itu," ujarnya.

Pada prinsipnya, lanjut Kawaludin, setiap TPS, akan ada dua anggota. Kemudian untuk pengamanan wilayahnya, ada petugas gabungan yaitu TNI, Polri, Satpol PP kemudian Linmas Siaga. Semuanya berkolaborasi untuk mengamankan secara kewilayahan. Linmas. Selain melibatkan Linmas,  ditambah juga dengan tim pengamanan langsung di TPS yaitu warga setempat yang memang memiliki potensi untuk melakukan pengamanan. 

"Kalau Linmas Siaga keberadaannya di tiap kecamatan. Sedangkan Linmas Desa yang anggota 20 orang, ditempatkan di Desa. Sedangkan Pamsung, jumlah yang ada saat ini kurang, sehingga panitia pemungutan suara ditingkat TPS biasanya merekrut tenaga pengamanan," katanya. (Dani R Nugraha)