FLS2N ABK, Jabar Sabet 5 Medali dari 11 Kategori yang Diperlombakan

FLS2N ABK, Jabar Sabet 5 Medali dari 11 Kategori yang Diperlombakan
istimewa

INILAH, Bandung - Festival dan Lomba Seni Siswa (FLS2N) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tingkat nasional tahun ini usai digelar. Provinsi Jawa Barat (Jabar) berhasil menyabet 5 medali dari 11 kategori yang diperlombakan. 

Kelima medali tersebut diraih Mochammad Syahrul dari SLB BC Purnama Kabupaten Cianjur yang menjadi juara I kategori Melukis SMPLB dan SMALB, Fanza Fauzan Rivaldi/SLB BC Purnama Kabupaten Cianjur (juara I kategori MTQ SMPLB dan SMALB), Muhammad Ardi Subagja/SLBN Ciamis (harapan I kategori Pantomin SMPLB dan SMALB), Andhisty Naifah Laksono/SLBN Bekasi Jaya (harapan I kategori Melukis SDLB), dan Nadya Amalya Yahya/SLBN Cicendo Kota Bandung (harapan I kategori Cipta Komik Strip SMPLB dan SMALB). 

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Wahyu Mijaya sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para siswa ABK. Ia berharap, capaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya. Selain itu, Sekdisdik pun memuji kinerja para guru pembimbing yang telah menemani, sekaligus mengembangkan bakat siswa sampai sejauh ini. 

Pada FLS2N yang tahun ini digelar melalui daring, Sekdisdik mendorong para siswa untuk terus menggali potensi serta memotivasi diri untuk proses aktualisasi diri.

"FLS2N ini juga dapat menumbuhkan cinta dan melestarikan kekayaan seni di Indonesia," tuturnya, Kamis (1/10/2020). 

Wahyu mengajak para siswa yang belum menjadi juara untuk tetap mengangkat kepala dan menjadikan hal tersebut sebagai motivasi.

"Karena yakinlah, matahari yang bersinar duluan di Papua, pada waktunya akan bersinar juga di Sulawesi, Sumatera, dan semuanya. Jika belum berkesempatan mendapatkan sinar itu, insya Allah ke depan akan menjadi milik kalian semua," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Samto menyatakan siswa ABK memiliki potensi yang luar biasa.

"Kekurangan mereka sama sekali tidak menghalangi prestasi. Justru, seniman yang luar biasa datang dari anak-anak berkebutuhan khusus karena memiliki fokus dan intens dalam belajar," ungkapnya.

Samto menegaskan, pihaknya akan terus membina serta mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki para siswa. 

"Hingga mereka menjadi pribadi yang istimewa dan luar biasa," katanya. (Okky Adiana)