Edarkan Sabu, Pasutri di Purwakarta Dibekuk Polisi

Edarkan Sabu, Pasutri di Purwakarta Dibekuk Polisi
Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, membekuk pasutri pengedar sabu
INILAH, Purwakarta - Makin memprihatinkan saja peredaran Narkoba di Kabupaten Purwakarta. Kali ini, pasangan suami istri ditangkap gara-gara edakan sabu.
 
Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, membekuk pasutri itu dengan barang bukti 37 gram sabu siap edar. 
 
Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi menuturkan, penangkapan pasutri ini merupakan hasil pengembangan jajarannya setelah adanya laporan dari masyarakat. 
 
Selain pasutri tersebut, pihaknya pun mengamankan satu orang lainnya yang masih keluarga mereka. 
 
"Pelakunya ada tiga orang. Mereka adalah suami-istri dan adiknya," ujar Twedi di Mapolres Purwakarta, Kamis (7/2) sore WIB. 
Twedi menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku dilakukan di tempat yang berbeda. Adapun para pelaku, yakni berinisial S dan K, warga
Kecamatan Babakan Cikao. Mereka merupakan pasutri.  "Satu pelaku lainnya berinisial I, dia merupakan adik dari pelaku K, " jelas dia. 
 
Dia menjelaskan, pelaku K yang pertama kali dibekuk di sekitar Taman Pahlawan, Kelurahan Purwamekar. Dari tangan K, petugasnya menemukan tiga bungkus plastik plit bening berisi sabu yang dibungkus tisu di dalam bekas bungkus rokok. 
 
Setelah dilakukan pengembangan, polisi juga meringkus S dan I. Kedua pelaku di tangkap di Kampung Krajan Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao.
 
Dari tangan S dan I, petugas menemukan beberapa bungkus sabu dalam plastik plit bening. Beratnya, sekitar 18,59 gram. 
 
"Dari pelaku K, diamankan barang bukti sabu seberat 18,17 gram. Dari pelaku S dan I, seberat 18,59 gram," jelas dia.
 
Dia menambahkan, selain mengamankan tiga pelaku ini pihaknya pun masih melakukan pengejaran satu pelaku lain yang masih buron. 
 
"Dari semua keterangan tersangka K, S dan I, semua mengarah ke pelaku yang diketahui berinisial M. Pelaku M, masih dalam pengejaran," tambah dia. 
 
Ketiga pelaku, saat ini telah mendekam di ruang tahanan Polres Purwakarta. Atas perbuatannya, satu keluarga ini dijerat Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1, Undang-undang RI Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.