Distan Akui Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Cirebon

Distan Akui Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Cirebon

INILAH, Cirebon- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon mengakui adanya kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon. Kepala Distan Kabupaten Cirebon, Ali Efendi, mengatakan, para petani pun kerap menyampaikan keluhan mengenai hal itu. Namun kelangkaan pupuk bersubsidi juga terjadi di daerah lain di Indonesia.

Ali menjelaskan, langkanya pupuk bersubsidi dimulai sejak beberapa pekan lalu. Bahkan, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, datang ke Cirebon dan mengumpulkan kepala dinas pertanian dari sejumlah daerah di Jawa Barat serta Jawa Tengah. Kala itu, menurut dia, Syahrul Yasin Limpo, juga menjelaskan mengenai kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi dalam skala nasional. 

"Dua pekan lalu Pak Mentan datang ke Cirebon dan menjelaskan mengenai kelangkaan pupuk bersubsidi," ujar Ali, Jumat (2/10/2020). 

Menurutnya, kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon sendiri, karenabbelum terpenuhinya pasokan dari pusat. Pihaknya juga telah mengajukan penambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi tersebut. Disisi lain, Ali menilai idealnya pasokan pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon ialah 28 ribu ton. Pasalnya, masa tanam sebagian besar lahan pertanian di Kabupaten Cirebon mencapai tiga kali setahun. 

"Di beberapa kecamatan masa tanamnya tiga kali, sehingga butuh pupuk lebih banyak," jelasnya.

Saat ini lanjut Ali, pemerintah pusat baru merealisasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon sekitar 23 ribu ton. Padahal, pihaknya mengajukan pengadaan pupuk bersubsidi tersebut  28 ribu ton. Namun pusat hanya memberikan 25 ribu ton, dan baru direalisasikan 23 ribu ton. 

"Dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) juga tidak sesuai penggunaannya, karena penggunaan petani lebih banyak," jelasnya.

Ali menambahkan, pihaknya telah berupaya maksimal untuk meminta tambahan pasokan pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Ali memastikan dalam waktu dekat kekurangan pasokan pupuk bersubsidi bakal direalisasikan secepatnya. 

"Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon mendapat tambahan 5 ribu ton, sehingga totalnya 28 ribu ton sesuai kebutuhan idealnya," tukasnya. (maman suharman)