Gedung SLRT di Soreang Nyaris Ludes Dilalap Api

Gedung SLRT di Soreang Nyaris Ludes Dilalap Api
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Gedung Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Dinas Sosial Kabupaten Bandung yang masih dalam pembangunan dilalap si jago merah, Jumat (2/10/2020) sore.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Ating Rochyadi mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Penyebabnya, diduga akibat korsleting listrik atau pengelasan dari pekerjaan pemasangan instalasi listrik di gedung tersebut.

"Ini kan bangunannya belum selesai, masih dalam pengerjaan, dan yang terbakar itu di atas, dibagian atap dimana disana terlihat ada instalasi-instalasi listrik, mungkin sedang pemasangan," kata Ating usai pemadaman.

Ating menyebutkan, material atap bangunan tersebut memang mudah terbakar, sehingga api kecil pun akan cepat merambat apalagi dengan hembusan angin yang cukup kencang.

"Ini bahannya dari aluminium dan seng yang mudah terbakar sehingga sebagian besar atap terbakar. Tapi untungnya cepat bisa diatasi karena akses untuk pemadaman cukup mudah dan lokasinya dekat dari mako Disdamkar," ujarnya.

Ating menjelaskan, pihaknya menurunkan lima unit kendaraan pemadaman kebakaran, terdiri dari tangki dan karba yang berasal dari Mako Soreang, Mako Pacira dan Mako TKI.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Bandung Nia Nindhiawati mengatakan, gedung tersebut saat ini masih dalam tahap pembangunan lanjutan pada 2020 ini.

"Gedung tersebut dibangun untuk masyarakat miskin yang ingin menyampaikan permasalahan sosialnya. Jadi gedung ini nantinya akan sangat bermanfaat sangat baik ya," ujarnya.

Nia yang juga merupakan manager SLRT menyebutkan, anggaran pembangunan gedung SLRT tersebut merupakan yang terbesar di Indonesia yaitu senilai Rp7,5-8 miliar. Namun, terkait kebakaran yang terjadi, dia menyebutkan belum mengetahui penyebab pastinya.

"Saya belum bisa memberi pernyataan, soalnya belum tahu penyebab pastinya," katanya. (Dani R Nugraha)