DPW PKS Jabar Rapatkan Barisan, Kejar 70 Persen Suara Prabowo-Sandi

DPW PKS Jabar Rapatkan Barisan, Kejar 70 Persen Suara Prabowo-Sandi
Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Jabar merapatkan barisan jelang Pileg dan Pilpres 2019
INILAH, Bandung - Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Jabar merapatkan barisan jelang Pileg dan Pilpres 2019. Ada target yang mereka usung.
 
Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah PKS Jabar, Haru Suandharu mengatakan pihaknya mengejar target 70 persen suara untuk pasangan calon (paslon) Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jawa Barat. 
 
Salah satu langkahnya, meminta semua Calon Anggota Dewan (CAD)  provinsi hingga kota kabupaten untuk semakin gencar sosialisasi ke masyarakat agar memenangkan Paslon nomor urut 02  dan  memenangkan PKS di Jabar.
 
"Diminta agar tempo yang singkat ini meningkatkan kerjasama pusat provisi dan kota supaya mereka menjadi satu tim," ujar Haru di sela
Agenda Monitoring dan Konsolidasi Caleg DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Barat, di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung, Kamis, (7/2) Sore.
 
Sementara untuk legislatif, pihaknya menargetkan 24 persen di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Republik Indonesia (RI). Jumlah itu pun ditargetkan untuk kursi di  Provinsi, kota dan kabupaten. 
 
"Untuk tingkat pusat sudah ditetapkan oleh DPP. Jadi ini sifatnya perintah dan itu di 24 persen," katanya.
 
Adapun target 70 persen suara untuk Prabowo-Sandi tersebut, artinya harus melampaui jumlah Pilpres 2014 lalu. Di mana pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Sebab, meskipun kala itu Prabowo unggul dengan 60 persen suara dari Joko Widodo-Jusuf Kalla yang hanya 40 persen di Jawa Barat, namun belum mampu unggul secara keseluruhan.
 
Karena itu, Haru sampaikan, khusus di Jawa Barat ini menjadi prioritas dengan jumlah masyarakat cenderung lebih banyak dari wilayah lain. 
 
"Jadi 60 persen saja di Jabar Pak prabowo belum dilantik, kalau ingin dilantik maka harus 70 persen. Itu karena meraih suara 70 persen di Jabar peluangnya lebih besar daripada di Jawa Timur atau Jawa Tengah," katanya.
 
Dia mengklaim, PKS dan Partai Politik (Parpol) pengusung Prabowo-Sandi lainnya pun sudah siap tempur mendongkrak elektabilitas di Jabar.
Haru menambahkan, bahwa Jawa Barat menjadi bidikan utamanya dari Badan Pemenang Nasional (BPN) pasalnya memiliki daftar pemilih tetap (DPT) terbesar.
 
Berkaca pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018, PKS dan beberapa Parpol pengusung Prabowo-Sandi sudah memiliki basis suara yang solid. Misalnya saja bersama Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) kala memenangkan pasangan Sudrajat dan Syaikhu (Asyik). Kala itu, mampu unggul di Jabar bagian barat seperti Di Kota Sukabumi, Kota Bogor, kota Bekasi, Depok dan Tasikmalaya. 
 
"Tidak cukup disitu kami akan perluas lagi suara tersebut terutama untuk di Priangan timur.  Jadi kita juga akan kandangi jabar utara mudah mudahan bisa menjadi prioritas," ucapnya.