Robert Alberts Sebut Liga 1 2020 Menjadi Perjudian Seluruh Tim

Robert Alberts Sebut Liga 1 2020 Menjadi Perjudian Seluruh Tim
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Liga 1 2020 mengalami penundaan. Sedianya akan digelar awal Oktober, kini menjadi November.

Keputusan itu dikeluarkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) lantaran tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan alasan pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia masih tinggi. 

Dengan penundaan itu, maka Liga 1 2020 mengalami penundaan yang cukup panjang. Pasalnya proses penundaan terjadi sejak pertengahan Maret lalu. 

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku tidak mudah untuk menghadapi Liga 1 2020 dengan maksimal. Menurutnya ini merupakan pekerjaan yang menguras banyak energi.

"Pemain sangat suka untuk berlatih secara tim, tapi kami harus berlatih secara individual cukup lama. Itu sangat sulit, terisolasi dan harus disiplin, diperlukan motivasi yang banyak untuk melakukan itu setiap hari," kata Robert. 

Pelatih asal Belanda ini sempat menyatakan lega. Sebab timnya sudah menggelar persiapan sejak Agustus lalu. Bahkan para pemain menunjukan motivasinya dalam berlatih. 

"Tapi apa yang menjadi perhatian adalah bukan dari pertandingan, melainkan di liga ini adalah padatnya jadwal baik itu laga dan perjalanan," tuturnya. 

Kondisi itu, yang membuat Robert memiliki banyak pertimbangan. Sebab para pemain dipastikan mengalami kelelahan karena harus menempuh perjalanan yang sangat panjang setelah seluruh tim diharuskan menggunakan bus di setiap laga tandangnya. 

"Yang menjadi bahan pertimbangan adalah kelelahan berat dan cedera berat, dan kualitas pertandingan itu sendiri," katanya. 

Meski demikian, pelatih berusia 65 tahun ini memastikan harus mengangkat motivasi pemainnya. Paling tidak harus bangkit meski Liga 1 2020 mengalami penundaan yang cukup panjang. 

"Tidak ada yang punya pengalaman dengan liga seperti ini. Jadi ini perjudian untuk setiap tim, perjudian untuk semuanya," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)