Nihil Zona Hijau, Satpol PP Jabar Galakkan Operasi Yustisi di Gadog

Nihil Zona Hijau, Satpol PP Jabar Galakkan Operasi Yustisi di Gadog
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor -  Perkembangan kasus Covid-19 di Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) masih terbilang cukup tinggi. Hal itu seiring tidak adanya zona hijau di Kabupaten Bogor. Exit Tol Gadog, Kecamatan Ciawi pun menjadi fokus Pemprov Jabar untuk mencegah penularan Covid-19.

Kepala Satpol PP Provinsi Jabar M Ade langsung memimpin operasi gabungan yustisi terkait protokol kesehatan yang kembali dilakukan Satgas percepatan penangganan Covid-19 dengan mengutamakan sosialisasi dan edukasi, para pelanggar yang terjaring hanya diberikan teguran tertulis.

Selain diikuti Satpol PP Jabar serta Satpol PP Kabupaten dan Kota Bogor, operasi gabungan itu mengikutsertakan jajaran Kodim 0621 Bogor, Polres Bogor, Dinas Perhubungan Jabar, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor.

Mereka bersama-sama melakukan pengetatan kunjungan wisatawan ke Kawasan Puncak maupun Kota Bogor  yang melintas disekitar Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

"Sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, operasi yustisi protokol kesehatan Covid 19 ini memprioritaskan wilayah Zona merah yaitu Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) dan di Exit Tol Gadog ini adalah pintu masuknya Masyarakat DKI Jakarta ke Jawa Barat atau sebaliknya" jelas Kasatpol PP Jabar Ade, Minggu (4/10/2020).

Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan kegiatan serupa di 10 kabupaten/kota yang berada di perbatasan provinsi. Tujuannya, dapat menekan laju perkembangan kasus Covid-19.

Mendapatkan dukungan dari Pemprov Jawa Barat, Satpol PP Kabupaten Bogor menuturkan akan terus giat dalam hal operasi yustisi protokol kesehatan Covid19. Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengaku secara rutin kegiatan di Gadog, Kecamatan Ciawi tersebut dilaksanakan setiap akhir pekannya, dengan tujuan semakin berkurangnya jumlah pelanggaran terhadap protokol kesehatan yang mungkin bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor.

"Hari ini ada sekitar 37 orang masyarakat yang terjaring, mereka semua kedapatan tidak menggunakan masker. dan hanya kita berikan teguran tertulis saja, sekaligus kita berikan kembali arahan terkait protokol kesehatan Covid-19," kata Agus. 

Informasi yang dihimpun Inilah, dari 40 kecamatan yang ada hanya 6 kecamatan tersisa yang statusnya zona oranye sementara 34 kecamatan lainnya masuk ke dalam status zona merah penyebaran wabah Covid-19.

Hilangnya zona hijau ini karena ada warga Kecamatan Tanjungsari yang masuk ke dalam status suspect wabah Covid-19, saat ini ada 1.916 orang warga Bumi Tegar Beriman yang terpapar wabah Covid-19. Dimana 1.251 orang teah dinyatakan sembuh, 56 orang dinyatakan telah meninggal dunia, 6 orang pindah domisili ke luar Kabupaten Bogor dan 603 orang berstatus konfirmasi aktif. (Reza Zurifwan)