BJB Salurkan Kredit Mesra kepada Jamaah Kelenteng Bogor

BJB Salurkan Kredit Mesra kepada Jamaah Kelenteng Bogor
istimewa

INILAH, Bogor - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) terus menyalurkan fasilitas pembiayaan tanpa agunan kredit masyarakat ekonomi sejahtera (Mesra). Kali ini, kredit diberikan kepada sejumlah jamaah Kelenteng Hok Tek Bio, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary BJB Widi Hartoto mengatakan, penyaluran pembiayaan ini merupakan yang kesekian kalinya yang dilakukan. Sebelumnya, BJB melakukan pencairan Kredit Mesra di Kelenteng Hok Tek Bio sejak 2018. Pencairan kesekian kalinya ini menandakan tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan yang dikembangkan berdasarkan hasil kerja sama BJB dengan Pemprov Jabar tersebut.

Menurutnya, penyaluran kredit mikro itu dilakukan untuk mendorong upaya masyarakat yang berstatus sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mereka mendapatkan suntikan permodalan guna meningkatkan skala usaha. 
Pencairan kredit di masa pandemi Covid-19 juga merupakan bagian dari implementasi program BJB Penguatan Ekonomi Nasional, Tangguh dan Sejahtera (Pentas) untuk mengakselerasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Sebagai agen penggerak, kami akan memperkuat struktur permodalan usaha mereka dari ancaman krisis. Kami juga akan memastikan penyaluran pembiayaan ini dapat memberikan manfaat sebaik-baiknya sehingga para pelaku usaha dapat mengembangkan skala usaha mereka,” kata Widi, beberapa waktu lalu.

Dukungan terhadap pelaku UMKM iti duakuinya tak hanya diberikan melalui fasilitas pembiayaan. Namun, melalui penyuluhan dan pendampingan usaha kepada para mitra agar memberikan dampak berkesinambungan bagi para pelaku usaha.

Untuk mengakses permodalan kredit mikro ini masyarakat dapat mengajukan dengan membentuk kelompok beranggotakan 5-10 orang. Setiap orang dalam kelompok bisa mengajukan kredit hingga Rp5 juta. Pinjaman ini ditujukan bagi pelaku UMKM di Jabar khususnya usaha dengan skala mikro dengan jangka waktu maksimal 12 bulan. 

Dia menyebutkan, sejak pertama kali diluncurkan akhir 2018 lalu tercatat jumlah pembiayaan kredit Mesra menyentuh 2.802 warga penerima manfaat lewat 202 rumah ibadah dan 383 kelompok yang tersebar di 105 kecamatan pada 22 kota/kabupaten. (*)