Twitter Perluas Uji Coba 'Baca Sebelum Berbagi'

Twitter Perluas Uji Coba 'Baca Sebelum Berbagi'
istimewa

INILAH, San Francisco - Dalam upaya memperlambat penyebaran informasi yang salah dan mendorong orang untuk membaca artikel sebelum mencuit, Twitter memperluas uji coba fitur 'baca sebelum berbagi' ke pengguna iOS.

Sebelumnya, Twitter telah terlebih dahulu menguji coba fitur tersebut untuk pengguna Android mulai Juni lalu.

Melihat hasil yang menggembirakan dari pengujian sebelumnya, Twitter pun mengumumkan rencana untuk memperluas fitur tersebut ke beberapa pengguna iOS.

"Kami melihat hasil yang menjanjikan dari fitur ini, jadi kami memperluas pengujian ke iOS," cuit @TwitterSupport, seperti dikutip Phone Arena.

Mereka yang akan menjadi bagian dari uji coba tersebut akan mendapat pertanyaan apakah mereka 'ingin membukanya terlebih dahulu' yang akan muncul saat mencoba me-retweet atau mengutip tweet tanpa membuka tautan yang disertakan.

"Berbagi artikel dengan Retweet atau Quote Tweet? Jika Anda belum membaca artikelnya, kami akan bertanya apakah Anda ingin membukanya terlebih dahulu," lanjut cuitan @TwitterSupport.

Menurut Twitter, fitur tersebut telah mendorong peningkatan nyata dalam jumlah orang yang membaca artikel. Khususnya, pengguna Android membuka 40 persen lebih banyak artikel saat melihat pertanyaan tersebut.

Demikian pula dengan jumlah orang yang membaca konten terkait sebelum me-retweet naik 33 persen selama uji coba.

Dalam beberapa kasus, seperti yang ditunjukkan oleh Twitter, orang memilih untuk tidak me-retweet atau mengutip setelah membaca artikel tersebut.

Perintah untuk membuka artikel tersebut akan muncul tanpa melihat penerbit/media, yang berarti Twitter tidak secara khusus menargetkan sumber informasi yang salah atau berita palsu, melainkan semua konten. (inilah.com)