Bikin Video di Tol, Polisi Tilang Pria Banjaran

Bikin Video di Tol, Polisi Tilang Pria Banjaran

INILAH, Bandung - Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan penindakan tilang sebuah mobil pembuat konten video di Jalan Tol. Sebelumnya, video pengendara mobil dengan sengaja membuka pintu belakang kendaraan saat melintas di Jalan Tol dan sempat viral di media sosial, Minggu (4/10/2020).

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Edy Djunaedi melalui Kasat PJR Kompol SY. Zainal Abidin menjelaskan, penindakan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dan viralnya aksi tersebut di media sosial. Polisi langsung bergerak cepat mengambil langkah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga, untuk mencari pengemudi kendaraan tersebut.

Diketahui, lanjut Zainal, kendaraan tersebut merupakan mobil jenis Honda Mobilio dengan nopol D1283YTX yang dikendarai oleh seorang pria berinisal FD warga Banjaran Kabupaten Bandung.

"Kita bersama pihak Jasamarga dan unsur terkait mencari identitas kendaraan lewat cctv. Yang akhirnya, kita menemukan alamat kendaraan berikut pengemudinya," ucap Zainal dalam keterangan persnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, Zainal menjelaskan sekitar jam 06.30 rombongan club mobilnya memasuki Tol Soroja menuju Tol Pasteur untuk suatu kegiatan coffee morning di Graha Siliwangi.

Sewaktu pertengahan perjalanan di Tol Soroja pantia membuat dokumentasi selama perjalanan didalan tol dengan membuka pintu belakang terbuka, supaya bisa merekam kegiatannya. Sehingga menjadi viral di medsos dikarnakan sangat membayakan rombongan dan pengguna jalan lainnya.

"Dari pengakuan sang pengemudi, aksi yang dilakukannya itu pembuatan film dokumentasi atau film pendek  Rombongan klub mobil di dalam Tol Soroja keluar Tol Pasteur," papar Zainal.

Meski begitu, Zainal menegaskan apapun alasanya itu tetap salah, dan ia telah melanggar Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang pintu tidak ditutup kendaraan selama kendaraan pasal 300 huruf (c) jo pasal 124 (1) huruf (e) 250.00.

"Dan kami pun telah memberikan sanksi tilang terhadap sang pengendara," tegas Zainal

Lebih lanjut, Zainal menghimbau, bagi para pengendara roda empat atau lebih saat melintas di jalan tol agar mematuhi peraturan yang sudah ada dan telah ditetapkan. Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain.

"Sebaiknya kita mentaati peraturan lalulintas yang sudah ada baik saat berkendara di jalan tol ataupun di jalan non tol, guna keselamatan kita semua saat berkendara," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)