Viral Video Jasad Covid-19 di Cirebon, Enny: Dikafani Kok...

Viral Video Jasad Covid-19 di Cirebon, Enny: Dikafani Kok...

INILAH, Cirebon - Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon angkat bicara. Hal itu berkaitan dengan adanya video viral berdurasi 2 menit 49 detik. Video tersebut berupa rekaman jenazah covid yang ada dalam peti, dibuka paksa, yang diduga keluarga almarhum.

Ironisnya, tampak jenazah di dalam peti masih tetap memakai kaus berwarna hitam dan hanya memakai pembalut. Tidak terlihat balutan kain kafan serta penutup lubang lubang, layaknya jenazah yang di pulasaran secara islam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni bersikukuh, pemulasaran jenazah tersebut sudah sesuai protokol kesehatan. Meskipun jelas dalam video itu, jenazah tidak memakai kain kafan, namun menurutnya jenazah tetap dikafani.

“Saya juga melihat rekamannya. Dikafani kok. Kalau aturannya memang begitu. Disemprot dulu, terus dikafani, disemprot lagi. Terus disalatkan," kata Eni kepada media, Senin (5/10/2020).

Terkait apakah nanti akan ada swab test kepada orang-orang yang membuka paksa peti jenazah, Eni masih enggan memastikan. Masalahnya, setelah kejadian tersebut pegawai Puskesmas Gunung Jati mendapat ancaman dari orang-orang yang diduga keluarga atau kerabat almarhum.

"Kami memang menyarankan isolasi mandiri bagi mereka yang hadir dipemakaman, apalagi yang membuka peti jenazah. Tapi karena ada ancaman, nanti kita konsolidasikan lagi dengan tim," ucapnya. (maman suharman)