Sempat Pilih ASN, Ini Ungkapan Gatot Prasetyo Kembali ke Persib

Sempat Pilih ASN, Ini Ungkapan Gatot Prasetyo Kembali ke Persib
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Gatot Prasetyo terang-terangan masih tetap menjalani aktivitas sepak bola meski posisinya sebagai pelatih kiper Persib Bandung sudah tergantikan. 

Padahal saat itu Gatot harus digantikan karena kesibukannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga di musim 2020, Persib mendatangkan pelatih kiper asal Brasil, Luizinho Passos. 

"Pada dua bulan terakhir, saya aktif di Akademi Persib, pegang tim juga, membuka kursus untuk kiper juga. Jadi selama satu minggu, saya bagi waktu untuk spesialis kiper dan pegang tim," ungkap Gatot saat dihubungi, Senin (5/10/2020). 

Gatot pun memastikan kerjaannya sebagai ASN di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung ini tidak terganggu. Terlebih selama pandemi virus Corona (Covid-19) pekerjaannya dikurangi. 

"Di masa Covid-19 ini kan kita kadang-kadang dapat work from home. Jadi adanya aktivitas ini membuat saya tidak terlalu vakum," bebernya. 

Kini, Gatot kembali dipercaya kembali ke Persib. Namun posisinya sebagai pelatih kiper hanya sebatas sementara. 

Menurut keterangan manajemen Persib, Gatot hanya mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan Passos yang masih diharuskan menjalani pemulihan karena baru operasi hernia. 

"Ketika ada tawaran yang memungkinkan, kenapa enggak. Apalagi yang mintanya Persib, almamater saya, tinggal di Bandung dan kebetulan mendapatkan izin dari instansi. Nah itu pertimbangan saya akhirnya menerima untuk sementara," katanya. 

Meski demikian, Gatot belum mengetahui berapa lama tugasnya sebagai pelatih kiper Persib. Keputusan diserahkan kepada jajaran pelatih dan manajemen. 

"Awalnya saya dikabari kalau Passos pasca operasi harus recovery karena waktu itu menjelang pertandingan yang harusnya Persib main tanggal 4 Oktober. Prosedur swab sudah dilakukan tapi akhirnya di pending. Nah enggak tahu lagi program selanjutnya," ujar Gatot. 

Gatot tak memungkiri rasakan kekecewaan dengan penundaan ini. Apalagi penundaan terjadi H-2 sebelum kick off. 

"Mungkin saya kembali lagi ada aktivitas di Akademi, rutinitas kantor tetap jalan. Ya kecewanya sebentar dan kita move on untuk melihat lagi ke depannya," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)