Pegiat TikTok Ini Bikin Hoaks Masjid Putar Musik Diskotik, Ya Diciduk Lah....

Pegiat TikTok Ini Bikin Hoaks Masjid Putar Musik Diskotik, Ya Diciduk Lah....
Seorang pegiat tiktok berinsial KW diamankan Polisi di Kota Bandung. Dia diamankan setelah menyebarkan konten video hoax di depan Masjid Pesantren Persis 1-2, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Minggu (4/10/2020).

 

INILAH, Bandung - Seorang pegiat tiktok berinsial KW diamankan Polisi di Kota Bandung. Dia diamankan setelah menyebarkan konten video hoax di depan Masjid Pesantren Persis 1-2, Jalan Pajagalan, Kota Bandung, Minggu (4/10/2020).

Kapolretabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, pelaku membuat konten video tiktok yang berisi kebohongan. Pasalnya, dalam konten tersebut dikabarkan masjid tersebut tengah menyalakan musik layaknya di diskotik.

"Polrestabes telah mengamankan seorang berinisal KW yang mana telah melakukan perbuatan merekam dirinya di depan masjid dan seolah-olah di masjid itu ada suara dubbing dengan suara lain (musik). Sehingga kesannya di masjid itu ada rame-rame dengan suara musik atau lagu," ucap Ulung saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (5/10/2020).

"Musiknya seperti musik diskotik gitu, jadi tidak layak kan sebuah masjid ko ada musik dan musiknya diskotik gitu," sambungnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, Ulung menyebutkan, motifnya tidak lain hanya untuk menambah follower akun tiktoknya. Diharapkan, dengan adanya penambahan follower atau pengikut pelaku dapat mengambil keuntungan dari aplikasi tiktok.

"Motivasinya hanya untuk menambah follower di tiktoknya, sehingga akan bertambah dan mungkin dia dapat keuntungan dengan bertambahnya follower," ujar Ulung.

Lebih lanjut, Ulung mengimbau, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan adanya kasus tersebut. Dia pun memastikan pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kepada masyarakat serahkan maslaah ini kepada pihak kepolisian dan pelaku sudah diperiksa dan akan di proses sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat harap tenang dan tidak terpancing emosinya," ungkapnya.

 

Sementara itu, pelaku KW meminta maaf kepada masyarakat atas perbuatannya. Dia menyebutkan, videonya tersebut hanya diunggah hanya untuk menambah follower semata.

 

"Saya meminta amaaf sebesar-besarnya kepada ummat islam dan persis dan semua orang yang tersinggung dengan konten saya kemarin. Cuma khilaf iseng aja," ujar KW singkat.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 45A ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE). Tidak main-main ancaman hukumannya bisa sampai 6 tahun penjara.

Untuk diketahui sebelumnya, akun Tiktok pelaku KW @kenwilboy viral lantaran unggahannya. Dari rekaman video berdurasi 15 detik, terlihat Kenneth mengaku mendengar suara musik yang berasal dari arah masjid hingga membuatnya pusing. Dia pun menilai jika orang yang menilai jika orang yang memutar lagu itu tak memiliki akhlak.

"Guys, gua lagi jalan-jalan terus gua ngedenger suara ini nih, ternyata suaranya dari sana nih. Yang nyetel lagu ini bener-bener gak ada akhlak, kacau kacau. Haduh, pusing gua," kata dia seraya menunjuk ke arah masjid. (Ridwan Abdul Malik)