Inikah Pemain Kemarat yang Ditunggu-tunggu Man-U?

Inikah Pemain Kemarat yang Ditunggu-tunggu Man-U?

INILAH, Manchester United - Adakah Edinson Cavani akan menyudahi penantian panjang Manchester United selama 11 tahun? Selama rentang waktu itu, tak seorang pemain pun bisa memenuhinya.

Edinson Cavani bergabung dengan Manchester United menjelang batas akhir masa transfer. Penyerang veteran Uruguay berusia 33 tahun itu menjadi pilihan Manchester United setelah gagal mendapatkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.

Kini, Edinson Cavani memiliki tantangan tak ringan di Old Trafford. Dia harus mengisi kekosongan pemain berkostum nomor 7 yang selama ini gagal membuktikan kebesarannya bersama Manchester United.

Edinson Cavani yang meninggalkan Paris St Germain dalam status bebas transfer, mengikuti jejak pemain-pemain hebat Manchester United seperti George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo.

Selama ini, tak seorang pemain pun mampu mengisi kekosongan penyerang bernomor punggung 7 itu sejak Ronaldo bergabung dengan Real Madrid pada 2009 lalu. Tidak Memphis Depay atau Alexis Sanchez yang tak kuat menanggung beban tersebut.

Selama 50 tahun, nomor punggung 7 adalah ikon Manchester United. Pemain-pemain bernomor punggung tersebut tampil dengan kebanggaan dan membuktikan dirinya layak menggunakan kostum tersebut.

Tapi, sejak Ronaldo melepaskannya, tak seorang pun yang bisa mengatasi beban pemain bernomor punggung 7 itu. Michael Owen yang mengisi posisi tersebut selepas Ronaldo, bukanlah pemain yang buruk. Tapi, dia sudah dimakan usia ketika meninggalkan Newcastle United dan bergabung dengan Manchester United. Puncak kariernya sudah dilewati bersama Liverpool dan kemudian mulai meredup di Real Madrid.

Sungguhpun begitu, Michael Owen masih bisa menyarangkan 17 gol dalam 52 pertandingannya bersama Setan Merah. Dia pun ikut memberi jasa membawa Manchester United meraih gelar juara Liga Primer 2010/11 dan Piala Liga 2009/10.

Setelah itu, giliran Antonio Valencia mengenakan kostum keramat itu, yakni pada musim 2012/13. Tapi, dia gagal. Akibatnya, menjelang akhir kariernya di Manchester United, dia meminta untuk mengenakan kostum bernomor punggung 25, bukan nomor 7.

Bahkan pemain sekelas Angel Di Maria, yang pada musim 2014/2015 menjadi pemain termahal di Inggris, juga tak mampu memenuhi ekspektasi layak menggunakan kostum nomor 7. Dia mengalami masa suram di Manchester United setelah meninggalkan Real Madrid. Hanya empat gol dijaringkan penyerang sayap Argentina itu sebelum dilepas kembali ke Paris St Germain.

Terakhir, Alexis Sanchez yang mencoba peruntungan bernomor punggung 7 itu. Meski tak juga cemerlang di Arsenal, Sanchez termasuk pemain hebat ketika membela Udinese dan Barcelona. Tapi, dia tak sanggup menanggung beban berat kostum keramat di Old Trafford. Dia akhirnya menerima tawaran Inter Milan musim lalu.