Daop 2 Bandung Perpanjang Layanan Rapid Test di Stasiun Kiaracondong

Daop 2 Bandung Perpanjang Layanan Rapid Test di Stasiun Kiaracondong
istimewa

INILAH, Bandung - Pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini, Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung  konsisten menggelar layanan rapid test di stasiun. Bahkan, kini waktu operasional di Stasiun Kiaracondong diperpanjang mulai pukul 08.00 hingga 23.00 WIB. 

Manager Humas Daop 2 Noxy Citrea mengatakan, sebelumnya fasilitas itu hanya dibuka hingga pukul 17.00 WIB. Dia mengatakan, mulai 30 September 2020 layanan itu melayani hingga pukul 23.00 WIB. 

“Diperpanjangnya waktu layanan rapid test ini sebagai bentuk pelayanan untuk memberikan kemudahan bagi para pelanggan. Ini juga untuk mengakomodir penumpang KA Kahuripan dan Serayu Malam yang berangkat dari Stasiun Kiaracondong pukul 23.15 dan 23.53 WIB,” kata Noxy, Selasa (6/10/2020).

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyediakan layanan rapid test di Stasiun Bandung mulai 30 Juli 2020 dan di Stasiun Kiaracondong mulai 17 September 2020. 

"Untuk fasilitas rapid test di Stasiun Bandung tetap dilayani sejak pukul 08.00-17.00 WIB," imbuhnya. 

Noxy menyebutkan, layanan rapid test di stasiun selama ini diminati calon penumpang kereta api. Sejauh ini, tercatat sebanyak 15.000 calon penumpang yang melaksanakan pemeriksaan rapid test. 

Dia menegaskan, KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk penumpang kereta api jarak jauh seperti membawa surat keterangan bebas Covid-19, wajib menggunakan masker, bersuhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat celcius dan dalam kondisi yang sehat.

“Semoga upaya yang dilakukan PT KAI dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan layanan rapid test ini dapat menciptakan rasa aman bagi pelanggan KA dalam melaksanakan perjalanan yang sehat, selamat, dan nyaman sampai tujuan,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Wahyudi (47) mengaku terbantu dengan adanya layanan rapid test di stasiun tersebut. Calon penumpang tujuan Yogyakarta itu kini merasa lebih aman dan nyaman menggunakan moda transportasi kereta api. 

"Adanya layanan ini memberi kepastian kita bisa naik kereta api. Apalagi, surat keterangan bebas Covid-19 sekarang ini jadi persyaratan wajib KA jarak jauh. Kita sebagai sebagai penumpang harus bisa menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini," katanya. (Doni Ramdhani)