Ketua Komisi V DPRD Jabar Siap Dukung Penuh Pemprov Tuntaskan Pandemi

Ketua Komisi V DPRD Jabar Siap Dukung Penuh Pemprov Tuntaskan Pandemi

INILAH, Bandung – Belum adanya kepastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir, diakui Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan masih menjadi pekerjaan besar bagi pihaknya dan pemerintah, untuk segera dituntaskan.

Terlebih persoalan tersebut, dikhawatirkan akan semakin memperparah keadaan masyarakat terutama perekonomian. Mengingat Covid-19 sangat berdampak terhadap keleluasaan masyarakat, dalam bekerja untuk menjamin hidup mereka.

Dadang mengatakan, pihaknya akan selalu berupaya mendukung pemerintah provinsi (Pemprov), untuk mencari solusi sebaik mungkin untuk mengatasi masalah pandemi tersebut. Termasuk dalam hal ini, mendukung pemenuhan permintaan anggaran yang difokuskan dalam kesehatan dan pemulihan ekonomi.

“Dari dulu sampai saat ini, kami akan selalu berupaya mendukung pemerintah untuk secepatnya bisa menyelesaikan musibah ini. Sudah banyak hal yang kita lakukan, termasuk dengan vaksin. Mudah-mudahan secepatnya segera ada jawaban, untuk mengakhiri musibah kita ini. Kita memang tidak muluk-muluk, tetapi kita akan selalu berusaha. Termasuk juga dalam hal porsi anggaran yang khususnya menyangkut kesehatan dan ekonomi masyarakat,” ujar Dadang kepada INILAH, Selasa (6/10/2020).

“Dalam anggaran perubahan yang disahkan kemarin, fokus kita masih tetap sama yaitu untuk penanganan Covid-19 dan sosial. Ada beberapa yang sebelumnya tidak terakomodir, akhirnya bisa setelah kita buat nota komisi untuk dinas terkait lewat pemerintah, dimana tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang terdampak. Intinya kita bersama-sama untuk mencari solusi, supaya jangan sampai kondisi masyarakat semakin parah,” lanjutnya.

Demikian juga mengenai pemulihan ekonomi, yang mana kata Dadang pihaknya sudah mendorong dan memastikan pemerintah untuk melanjutkan program bantuan sosial (bansos) hingga tahap empat. Guna mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat, terutama daerah yang mengalami imbas paling parah akibat pandemi.

“Salah satunya juga bansos. Kita sudah setujui dan dorong, agar memang bansos dilanjut. Sementara baru sampai tahap empat, yang mana tujuannya untuk memulihkan ekonomi masyarakat kecil. Tidak menutup kemungkinan juga akan berlanjut. Tetapi kita akan lihat dulu seperti apa, baru kita evaluasi selanjutnya untuk mengambil sikap kembali,” tutupnya. (Yuliantono)