Aplikasi 'Daluwang', Keniscayaan Korespondensi Dalam Genggaman

Aplikasi 'Daluwang', Keniscayaan Korespondensi Dalam Genggaman
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta terus berinovasi. Kali ini, dinas tersbebut membuat aplikasi khusus untuk surat menyurat antara organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada.

'Daluwang' begitulah program digital itu diberi nama. 'Daluwang' merupakan aplikasi e-office terbaru yang dilengkapi fitur tanda tangan digital. Aplikasi ini sengaja dibuat guna memudahkan kebutuhan kinerja pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel di tengah pandemi Covid-19 ini.

Kepala Diskominfo Kabupaten Purwakarta Ida Siti Hamidah menuturkan, selama ini aktifitas surat menyurat seringkali dihadapkan pada suatu kondisi yang tidak terduga yang dapat menghambat kelancaran dalam proses pembuatan sampai pengirimannya. Misalnya, pejabat yang ditujunya sedang tidak ada di tempat atau stok kertas habis dan kendala lainnya.

“Namun dengan aplikasi ini, surat menyurat antar dinas itu bisa dilakukan dalam genggaman. Artinya, saat pejabat yang dituju sedang tak ada diruangannya, surat elektronik ini tetap bisa diterima hari itu juga,” ujar Ida saat launching aplikasi 'Daluwang' di Bale Yudistira, Perkantoran Pemkab Purwakarta, Selasa (7/10/2020).

Menurutnya, dengan aplikasi ini banyak manfaat yang akan didapat. Misalnya, bisa mengurangi penggunaan kertas di masing-masing OPD, hemat waktu dan biaya, dan penggunaannya juga lebih praktis.

“Di masa pandemi seperti ini, aplikasi tersebut bisa turut meminimalisasi risiko penyebaran virus. Karena, bisa saja penyebarannya terjadi melalui berkas yang dikirimkan,” jelas dia.

Aplikasi 'Daluwang' diakuinya ini relatif efektif. Apalagi, telah diperbaharui dengan fitur tanda tangan digital. Dengan menggunakan aplikasi 'Daluwang' ini, aktivitas surat menyurat sepenuhnya dilaksanakan secara virtual. Mulai dari menulis konsep surat, memeriksa, mengoreksi, menandatangani dan mengirimkan surat pun dilakukan secara elektronik.

Dia menegaskan, hal yang mendasari peluncuran aplikasi tersebut yakni UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Peraturan Presiden Nomor 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Pihaknya pun memastikan, terkait keamanan aplikasi 'Daluwang'. Dia memastikan, tanda tangan digital yang digunakan dalam surat elektronik ini telah memenuhi standar keananan yang telah ditetapkan aturan perundang-undangan.

“Kita bekerjasama langsung dengan pihak Balai Sertifikasi Elektronik dan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia sebagai lembaga yang mengelola dan menertibkan sertifikat elektronik yang digunakan dalam sistem elektronik untuk memenuhi aspek keamanan informasi elektronik di pemerintahan.

Ida menambahkan, saat ini seluruh kepala OPD, Camat dan Lurah telah memiliki sertifikat elektronik sebagai legalitas dalam penggunaan tanda tangan digital. Setelah aplikasi ini dilaunching, jajarannya akan langsung mensosialisasikannya penggunaan aplikasi Daluwang ini kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Purwwkarta.

“Kami menyadari, di tengah pandemi Covid-19 kami juga dituntut untuk melakukan adaptasi terhadap pola kebiasaan baru. Artinya, tidak hanya berpangku tangan menunggu pandemi ini berakhir,” tambah dia. (Asep Mulyana)