Honda Mundur dari Balap F1 Akhir Musim Depan

Honda Mundur dari Balap F1 Akhir Musim Depan
istimewa

INILAH, Tokyo - Dengan alasan ingin fokus terhadap pengembangan mesin ramah lingkungan dalam upaya mengurangi polusi karbon, Honda Motor Co Ltd mengumumkan untuk mengakhiri keikutsertaannya dalam kejuaraan dunia balap mobil FIA Formula One (F1) World Championship pada akhir musim 2021.

Pada musim balap tahun ini, Honda memasok mesin untuk dua tim sekaligus, yaitu Red Bull Racing dan Scuderia AlphaTauri. Bersama kedua tim tersebut, Honda mampu meraih tiga kemenangan di musim lalu serta sejauh ini dua kemenangan di musim 2020.

"Di ajang F1, Honda telah sukses mencapai tujuan untuk meraih kemenangan. Dan kini, kami akan menyalurkan kekuatan untuk mencapai inovasi di bidang baru dalam menciptakan unit tenaga dan energi bebas karbon serta mewujudkan pengimbangan karbon. Ini akan menjadi tantangan yang berat dan sulit seperti berkompetisi di F1, dan juga akan menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Honda bersama masyarakat," ujar Takahiro Hachigo, Representative Director and CEO Honda Motor Co Ltd.

Sebagai bagian dari industri otomotif yang telah mengalami perkembangan pesat selama 100 tahun terakhir, Honda telah memutuskan untuk mengupayakan '"realisasi pengimbangan karbon pada tahun 2050'.

Untuk mencapai tujuan ini, Honda akan memfokuskan sumber daya perusahaannya dalam penelitian dan pengembangan ke bidang unit daya dan teknologi energi untuk masa depan, termasuk teknologi kendaraan sel bahan bakar (FCV) dan baterai EV (BEV), yang akan menjadi inti dari produk dengan teknologi bebas karbon.

Saat ini, Honda membuat keputusan untuk mempercepat inisiatif tersebut dengan target mewujudkan dua pertiga dari seluruh penjualan unit mobil globalnya pada tahun 2030 terdiri dari mobil listrik.

Sebagai bagian dari langkah ini, pada April lalu, Honda membuat penelitian baru yang disebut Innovative Research Excellence, Power Unit & Energy.

Honda akan mengalokasikan manajemen energi dan teknologi bahan bakar serta pengetahuan yang terkumpul melalui aktivitas F1 untuk unit daya dan teknologi energi ini dan mengambil inisiatif sambil berfokus pada realisasi pengimbangan karbon di masa depan. (inilah.com)