Humas UPI Luncurkan Inovasi Layanan Digital

Humas UPI Luncurkan Inovasi Layanan Digital
Ilustrasi (net)

INILAH, Bandung - Menjelang Dies Natalis ke-66 serta peluncuran berbagai strategi, program, kebijakan mengatasi Covid-19 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kantor Humas UPI melalui unit layanan terpadu (ULT) mengembangkan sejumlah inovasi layanan digital/virtual.

Layanan ini ditujukan bagi masyarakat publik eksternal di masa Covid-19 serta membantu pemerintah mengembangkan kepedulian serta kesadaran layanan publik eksternal.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Organisasi serta Sistem Informasi UPI, Bunyamin Maftuh menyampaikan bahwa UPI mendukung penuh terhadap pelayanan publik sesuai dengan kebijakan pemerintahan Indonesia.

Wujud dukungan tersebut dituangkan ke dalam kebijakan UPI melalui Peraturan Rektor UPI No 6093/UN40/HK/2020 tentang Pelayanan Publik. Peraturan Rektor UPI ini berisi tentang tugas, tanggung jawab, prosedur, standar pelayanan, serta indeks kepuasan pelayanan publik di Universitas Pendidikan Indonesia.

"Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami mengharapkan berbagai masukan dan arahan terkait dengan pengembangan dan perbaikan layanan public bagi Universitas Pendidikan Indonesia di masa yang akan datang," ujar Bunyamin, Kamis (8/10/2020).

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) UPI Deni Darmawan mengatakan bahwa unit layanan terpadu UPI terus-menerus dikembangkan dalam rangka meningkatkan kepuasan publik terhadap layanan publik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, UPI mengeluarkan kebijakan sumber daya pengelola pelayanan publik melalui Keputusan Rektor UPI Nomor 6869/UN40/KP/2019 tentang Penyelenggara Pelayanan Publik.

Kebijakan ini memuat tentang tugas dan fungsi penyelenggara pelayanan publik di antaranya pelaksanaan pelayanan, pengelola pengaduan masyarakat, pengelola informasi, pengawasan internal, penyuluhan kepada masyarakat, pelaksanaan konsultasi. Berdasarkan kebijakan tersebut, UPI menunjuk 41 koordinator serta 41 liason officer pelaksanaan unit layanan terpadu yang tersebar di Universitas Pendidikan Indonesia.

"Sejumlah kinerja, pengembangan dan inovasi layanan publik melalui unit layanan terpadu Universitas Pendidikan Indonesia yang dikembangkan bagi internal dan bagi publik eksternal. Sejumlah inovasi itu dikembangkan dalam bentuk informasi dan layanan digital di antaranya, layanan kunjungan virtual, layanan legalisir online melalui serta pelaporan online," paparnya.

Layanan Kunjungan Virtual diluncurkan untuk meningkatkan perluasan informasi program-program akademik dan sistem penerimaan mahasiswa baru bagi masyarakat publik eksternal pada masa pandemi Covid-19.

"Inovasi layanan kunjungan virtual ini diharapkan dapat mencapai tujuan perluasan informasi yang lebih efisien dan efektif bagi internal maupun publik eksternal. Layanan kunjungan virtual bisa diakses melalui melalui laman http://kunjungan.humas.upi.edu/. Pada aplikasi kunjungan ini berisi pengajuan jadwal kunjungan, konfirmasi serta jadwal yang sudah disetujui untuk proses penyelenggaraan layanan kunjungan virtual," paparnya. (okky adiana/sur)