Ini Sebab Ratusan Nakes Cirebon Terpapar Covid-19

Ini Sebab Ratusan Nakes Cirebon Terpapar Covid-19

INILAH, Cirebon - Ratusan tenaga kesehatan di Kabupaten Cirebon terpapar Covid-19 sejak pandemi mewabah. Seorang meninggal dunia. Darimana mereka terpapar?

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan bertambahnya jumlah tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 karena memang mereka kebanyakan melakukan kontak erat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Padahal, para tenaga kesehatan sudah memakai perlindungan diri sesuai dengan SOP untuk menangani Covid-19. Dis inilah, perlunya kewaspadaan dini, bagi siapa saja untuk tidak menganggap remeh bahaya Covid-19.

"Kami jamin semua nakes baik rumah sakit ataupun puskesmas di Kabupaten Cirebon memakai SOP perlindungan diri dari bahaya Covid. Terpaparnya darimana, ya bisa saja karena banyaknya kontak erat dengan yang terpapar," ungkapnya.

Menyikapi semakin bertambahnya kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon, menurutnya, Dinkes tetap melakukan tracking bagi mereka yang melakukan kontak erat. Justru di sinilah diperlukan kesadaran masyarakat untuk melakukan 3M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Kalau masyarakat abai melakukan 3 M, maka kemungkinan penambahan kasus terkonfirmasi akan terus bertambah.

"Sekarang saja sudah tembus totalnya 946 kasus konfirmasi. Minggu depan mungkin tembus angka 1.000 kasus. Tiap hari kan penambahannya antara 5 sampai 8 orang. Di sinilah diperlukan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan," paparnya.

Sementara data dari Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon menyebutkan, sampai hari Minggu ini sudah ada total 946 kasus konfirmasi Covid-19. Tercatat ada 6 kasus konfirmasi baru dan total ditemukan 502 kontak erat. 

Dari jumlah tersebut, ada 465 jenis kelamin laki-laki dan 481 jenis kelamin perempuan yang terkonfirmasi covid, yang keseluruhannya merupakan WNI.

Kabupaten Cirebon juga sudah melaksanakan tes usap atau swab kepada 26.472 orang. (maman suharman)