Teh Nia: Pencak Silat Bisa Jadi Pilihan Olahraga Bagi Kaum Hawa

Teh Nia: Pencak Silat Bisa Jadi Pilihan Olahraga Bagi Kaum Hawa
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Calon Bupati Bandung nomor urut 1 Kurnia Agustina atau akrab disapa Teh Nia mengatakan, seni bela diri pencak silat bisa dijadikan satu pilihan olahraga kaum perempuan. Selain untuk kesehatan raga, seni bela diri pencak silat sebagai sarana untuk mencegah terjadinya kekerasan yang kerap dialami kaum perempuan dan anak-anak. 

Sejak menjadi Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bandung, dia kerap mendapatkan aduan dan keluhan dari masyarakat terutama dari kaum perempuan yang menjadi korban kekerasan. 

"Banyak sekali yang mengadu, terutama dari kalangan perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Saya rasa bela diri pencak silat menjadi salah satu solusi mengatasi hal itu," kata Teh Nia saat melakukan pertemuan dengan tokoh seni/paguron pencak silat Kabupaten Bandung di Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, beberapa waktu lalu.

Menurut Teh Nia, seni bela diri pencak silat bisa diajarkan sejak dini kepada anak-anak sebagai dasar perlindungan diri. Banyak paguron pencak silat di Kabupaten Bandung yang bagus dan bisa menjadi pilihan orang tua agar anak-anaknya belajar seni bela diri asli Indonesia itu.

Apalagi, paguron pencak silat di Kabupaten Bandung sudah banyak menelurkan atlet berprestasi, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional. 

"Jadi tidak perlu khawatir, paguron pencak silat di Kabupaten Bandung sudah bagus-bagus," ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap seni budaya pencak silat juga dinaungi di beberapa dinas seperti Disparbud dan Dispora. Tentu saja, ini menjadi angin segar keberadaan padepokan atau paguron di Kabupaten Bandung bisa diakui keberadaannya, dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

"Tentu ini merupakan preseden yang sangat baik ketika secara mental, ajaran yang diajarkan dalam pencak silat ini dapat membangun karakter, budi pekerti menjadi generasi muda yang tangguh, bukan yang baperan, dikit-dikit ngeluh, tapi harus menjadi satu karakter yang dibungkus juga dengan sabilulungan yang sudah sangat kental dengan budaya pencak silat," katanya.

Teh Nia mengajak seluruh masyrakat Kabupaten Bandung untuk bersatu padu,untuk terus berjuang menjadikan pencak silat menjadi satu olahraga atau satu keterampilan ataupun bagian dari partisipasi masyarakat yang menjadi kebanggaan di Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, enam paguron pencak silat di Kabupaten Bandung menyatakan mendukung langkah Teh Nia berkontestasi di Pilbup Bandung 2020. Keenam paguron pencak silat yang menyatakan dukungannya itu yakni Sinar Banten, Badar, Budihati Ind, Sinar Siliwangi, Persimas Asda, dan Riksa Diri. (Dani R Nugraha)