Virus Gerogoti Iman Melewati Berbagai Cara

Virus Gerogoti Iman Melewati Berbagai Cara
Ilustrasi/Net

SAYA konsultasi kesehatan dengan pakarnya, Pak Rizka dan Mas Arman. Diskusi menjadi gayeng ketika membahas mengapa banyak orang yang hidup di tempat kumuh yang tetap sehat dan mengapa ada yang sudah menjaga diri dari tempat kotor kok malah sakit. Menurut beliau, kesehatan seseorang itu tergantung pada daya tahan tubuh (immune system). Tubuh manusia itu selalu memberikan respon terhadap hal-hal dari luar yang datang ke tubuh.

Daya tahan tubuh yang kuat akan semakin kuat jika selalu terlatih bertemu dengan virus penyakit. Sementara yang tidak pernah bertemu dengan virus penyakit lalu ketemu maka bisa saja langsung sakit karena kaget. Daya tahan tubuh yang lemah akan langsung ambruk ketika bertemu virus, tapi aman-aman saja jika berada di zona steril. Begitu penjelasan singkatnya.

Orang yang imannya masih goyah jangan coba-coba mendekat dan tinggal di area penuh godaan, penuh kemaksiatan, penuh tantangan. Sangat dikhawatirkan bahwa niatnya hanya mencoba namun ternyata terjerumus dalam jebakan. Sementara orang-orang yang beriman kuat dipersilahkan untuk datang dan tinggal dengan membawa misi mengajak mereka yang terjerumus untuk naik kembali ke jalan lapang kehidupan.

Yang paling aman untuk kehidupan kita adalah tinggal di lingkungan yang baik, bergaul dengan orang-orang baik dan istiqamah dalam usaha menuju masa depan yang baik. Namun kita harus waspada bahwa virus terus saja akan berupaya datang melewati berbagai macam cara.

Definisi lingkungan sekitar tempat kita tinggal tidaklah lagi menjadi sederhana. Lingkungan bukanlah wilayah kita bertempat tinggal menurut KTP, melainkan wilayah dengan semua cakupan yang mempengaruhi hidup dan kehidupan kita secara umum. Internet, teman online, buku bacaan kita dan semacamnya adalah termasuk kategori lingkungan kita juga. Waspadalah. Salam, AIM. [*]