Bantu UMKM, BJB Salurkan KUR kepada Peternak di Tasikmalaya

Bantu UMKM, BJB Salurkan KUR kepada Peternak di Tasikmalaya
istimewa

INILAH, Tasikmalaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) menyepakati perjanjian kerja sama kemitraan dengan kelompok ternak sapi Iyun Harun di Tasikmalaya. Ikatan kemitraan ini diikat melalui penandatanganan kerja sama kemitraan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Balai Pertemuan Abu Bakar Assidiq Desa Mangunjaya, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.

Pemimpin Divisi Kredit UMKM BJB Denny Mulyadi mengatakan, pembiayaan dengan pola kemitraan ini sesuai dengan komitmen memajukan usaha petani dan peternak. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mendukung program ketahanan pangan serta Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah.

Terlebih, kerja sama itu selaras dengan langkah BJB melalui program Penguatan Ekonomi Nasional, Tangguh dan Sejahtera (Pentas). Ikhtiar ini salah satunya diimplementasikan melalui dukungan pembiayaan kepada segmen UMKM dan sektor produktif padat karya.

Gencarnya penyaluran pembiayaan ini menjadi salah satu implementasi dari komitmen BJB dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong kemajuan UMKM. Diharapkan dengan suntikan permodalan dari pemanfaatan fasilitas layanan dan jasa keuangan BJB, para mitra pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih baik.

“Sebagai agen perubahan dan mitra setia pembangunan pemerintah, BJB senantiasa berusaha menjalankan peran dan fungsinya sebaik-baiknya kepada masyarakat. BJB selalu berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan akan fasilitas keuangan yang mudah dan ringan dan dibutuhkan berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali para pelaku UMKM, untuk meningkatkan kapasitas dan skala usahanya,” kata Denny, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, BJB memiliki sejumlah produk pembiayaan yang memang didesain khusus untuk menyasar para pelaku UMKM. Kredit UMKM BJB tersebut mencakup Kredit Mikro Utama, Kredit Usaha Kecil Menengah, Kredit Cinta Rakyat, Kredit Usaha Rakyat, Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera, dan Skema Subsidi Resi Gudang. 

Berbagai jenis kredit ini direkomendasikan untuk dimanfaatkan para pelaku UMKM sesuai dengan kondisi dan kebutuhan usaha mereka. Terdapat pula produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang dapat dijadikan solusi mempersiapkan hari tua untuk para pelaku UMKM.

Selain itu, BJB juga melayani konsultasi pembiayaan bagi para pelaku usaha yang hendak menggunakan fasilitas kredit modal usaha agar dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan mereka. 

Di luar pembiayaan, BJB secara konsisten senantiasa melakukan upaya sokongan terhadap kemajuan ekonomi masyarakat dengan berbagai cara lainnya. Salah satu dari sekian banyak program yang berorientasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat ini mewujud dalam bentuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (Pesat) yang menjadi sarana edukasi dan pendampingan kepada para wirausaha.

Gencarnya penyaluran pembiayaan ini menjadi salah satu implementasi dari komitmen BJB dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong kemajuan UMKM. Diharapkan dengan suntikan permodalan dari pemanfaatan fasilitas layanan dan jasa keuangan BJB, para mitra pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya menjadi lebih baik. (*)